Dorong Anak Muda Surabaya Melek Politik, Ini yang Dilakukan Politisi Millenial

Selasa, 17 November 2020 - 15:53 WIB
loading...
Dorong Anak Muda Surabaya...
Politisi millenial Mahfudz dan Julia Eva Wati dalam sesi diskusi di kampung Maspati, Senin (16/11/2020) malam. Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Politisi millenial yang saat ini duduk di kursi DPRD Kota Surabaya , Mahfudz, mendorong anak-anak muda Surabaya melek politik. Keterlibatan generasi muda dalam kancah perpolitikan Indonesia, termasuk keaktifan dalam setiap helatan Pilkada seperti saat ini menentukan masa depan Kota Surabaya. (Baca juga: Kehadiran Kahiyang Ayu Jadi Energi Besar Bobby Nasutian untuk Menangi Pilkada Medan )

"Karena masa depan negara dan kota ini ada ditangan millenial," katanya dalam diskusi dengan anak millenial di kampung Maspati. Menurutnya, generasi millenial harus pandai-pandai mencermati visi misi dan seluruh program yang ditawarkan oleh setiap calon wali kota dan wakil wali kota. Karena satu suara yang diberikan bisa menentukan nasib generasi millenial.

Politisi PKB ini menyebut, saat ini pasangan calon nomor urut 2 Machfud Arifin -Mujiaman (MAJU) sangat tahu terhadap kebutuhan anak millenial. MAJU sudah menyiapkan panggung untuk menampung kreatifitas dan ekonomi kreatif bagi millenial. "Pak Machfud-Mujiaman sangat tahu kebutuhan anak muda. Maju akan menyiapkan segala program untuk pengembangan anak millenial," ujarnya.

Sementara itu, Julia Eva Wati dari Partai Amanat Nasional (PAN) menambahkan, selain menyiapkan fasilitas, Maju juga akan membuka lapangan kerja baru sebanyak 100 ribu untuk warga Surabaya . MAJU bakal membuka tempat-tempat untuk berkreasi berupa kreatif distrik untuk anak muda Surabaya. "Jadi anak millenial nggak usah ragu untuk nyoblos nomor 2," ajaknya. (Baca juga: Miris, Dihantam Pandemi COVID-19 Guru Honorer Harus Bertahan Hidup dengan Gaji Rp1 Juta )



Dalam kesempatan yang sama, Calon Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 2, Mujiaman, mengakui bahwa potensi millenial Surabaya, sangat luar biasa. Sayangnya belum bisa berkembang maksimal karena keterbatasan ruang ekspolarasi dan support program pemerintah yang memadai. Akibatnya, potensi anak-anak muda belum tertangani dengan baik.

Mujiaman memandang, perlu membangun distrik kreatif-inovatif. Tujuannya adalah memberikan ruang yang luas kepada anak millenial mengembangkan potensinya dengan maksimal. "Belajar dan bermain keniscayaan bagi millenial, belajar saat bermain dan bermain saat belajar. Ini butuh ruang, setelah ruang ada, pemerintah harus bikin program," tuturnya.

Mantan Dirut PDAM Surya Sembada Kota Surabaya ini mengatakan, Machfud Arifin -Mujiaman (Maju) akan membangun distrik kreatif sebagai upaya mengakomodasi kebutuhan anak millenial. Ruang yang ada selama ini terbatas dan cenderung formal. "Millenial butuh ruang, sementra ruang yang ada terlalu formal, seperti Balai Pemuda dikunci rapat, dan kalau makai tempat itu bayarnya mahal," ungkapnya. (Baca juga: Selasa Pagi Ada Guguran dari Puncak Merapi, Suaranya Bergemuruh )

Selain membangun distrik kreatif, program yang disediakan adalah internasionalisasi anak-anak millenial. Millenial Surabaya akan diajak untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan millenial dari luar negeri. Tujuannya millenial Surabaya memiliki referensi performa millenial luar negeri. "Kita datangkan millenial luar negeri, supaya yang di Surabaya tahu performanya seperti apa," tegasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Safari Ramadan, KNPI...
Safari Ramadan, KNPI Ajak Pemuda Perkuat Solidaritas untuk Korban Banjir Sumatera
DPP KNPI Tegaskan Keabsahan...
DPP KNPI Tegaskan Keabsahan Musda KNPI Sulsel di Balai Prajurit Manunggal
Pesan Adityawarman kepada...
Pesan Adityawarman kepada Pemuda Muhammadiyah: Pemuda Ada di Setiap Kebangkitan
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi...
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi Peduli Kondusifitas dan Tolak Keras Radikalisme
Aceh Youth Summit 2025...
Aceh Youth Summit 2025 Dorong Kreativitas Pemuda Serambi Mekkah di Era Digital
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Hidupkan Semangat Kongres...
Hidupkan Semangat Kongres Pemuda 1926, IKPPI Gelar Gema Pemuda 2026
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Rekomendasi
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved