821 Warga Lereng Merapi di Magelang Masih Dipengungsian
Selasa, 17 November 2020 - 10:02 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
MAGELANG - Sebanyak 821 jiwa warga Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang hingga saat ini masih tinggal di tempat pengungsian.
Mereka tersebar di 9 titik tempat evakuasi akhir (TEA) yang berada di Kecamatan Muntilan, Mertoyudan dan Mungkid.
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kabupaten Magelang , hingga pukul 06.00 WIB, (17/11/2020) sebanyak 821 orang pengungsi tersebut sebanyak 475 jiwa diantaranya merupakan warga Desa Paten yang terdiri dari warga Dusun Babadan 1 sebanyak 286 orang dan Dusun Babadan 2 sebanyak 189 orang.
Warga Dusun Babadan 1 mengungsi di Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan. Sedangkan warga Babadan 2 di Gedung TEA Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan.
Kemudian warga Desa Krinjing sebanyak 116 jiwa yang teridiri dari warga Dusun Trono 21 jiwa mengungsi di Di Gedung Balai Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan.
Mereka tersebar di 9 titik tempat evakuasi akhir (TEA) yang berada di Kecamatan Muntilan, Mertoyudan dan Mungkid.
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kabupaten Magelang , hingga pukul 06.00 WIB, (17/11/2020) sebanyak 821 orang pengungsi tersebut sebanyak 475 jiwa diantaranya merupakan warga Desa Paten yang terdiri dari warga Dusun Babadan 1 sebanyak 286 orang dan Dusun Babadan 2 sebanyak 189 orang.
Warga Dusun Babadan 1 mengungsi di Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan. Sedangkan warga Babadan 2 di Gedung TEA Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan.
Kemudian warga Desa Krinjing sebanyak 116 jiwa yang teridiri dari warga Dusun Trono 21 jiwa mengungsi di Di Gedung Balai Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan.
Lihat Juga :