Luhut Bilang TKA Asal China Akan Masuk Juni atau Juli
Minggu, 10 Mei 2020 - 17:54 WIB
loading...
Luhut B. Pandjaitan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polemik soal kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China bisa jadi bakal kembali memanas. Ya gara-garanya, pernyataan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bahwa TKA China itu akan masuk Indonesia sekitar Juni atau Juli 2020 mendatang.
Luhut menambahkan, saat ini perusahaan China yang mengerjakan proyek tersebut sedang menyelesaikan perizinannya.
"Ya nanti. Orang itu (China) berencana minta, tapi itu nanti baru Juni atau Juli baru kejadian (masuk ke Indonesia). Sekarang mereka sudah minta izin. Kan perizinan itu enggak cukup sehari," kata Menko Luhut dalam bincang secara online, Minggu (10/5/2020). ( Baca:Gegara Ngurus Anak Selama Karantina, Kim Kardashian Pisah Ranjang )
Sebelumnya kedatangan 500 TKA asal China ke Sulawesi Tenggara sempat menuai kontroversi di tengah pandemi virus corona. Nantinya TKA itu akan menuju kawasan industri di Konawe sebagai bagian dari produksi lithium untuk baterai mobil listrik.
Lantaran menimbulkan polemik, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akhirnya menunda kedatangan500 TKA China ke Sultra itu dengan alasan keamanan. Adapun, TKA baru boleh masuk Indonesia usai pandemi COVID-19 reda.
Sementara itu Luhut mengatakan, TKA China itu diperlukan karena Indonesia belum siap menjalankan proyek ini sendirian. Salah satunya dalam membangun industri lithium yang menjadi bahan baku baterai mobil listrik, menurutnya membutuhkan orang-orang dari China.
Luhut menambahkan, saat ini perusahaan China yang mengerjakan proyek tersebut sedang menyelesaikan perizinannya.
"Ya nanti. Orang itu (China) berencana minta, tapi itu nanti baru Juni atau Juli baru kejadian (masuk ke Indonesia). Sekarang mereka sudah minta izin. Kan perizinan itu enggak cukup sehari," kata Menko Luhut dalam bincang secara online, Minggu (10/5/2020). ( Baca:Gegara Ngurus Anak Selama Karantina, Kim Kardashian Pisah Ranjang )
Sebelumnya kedatangan 500 TKA asal China ke Sulawesi Tenggara sempat menuai kontroversi di tengah pandemi virus corona. Nantinya TKA itu akan menuju kawasan industri di Konawe sebagai bagian dari produksi lithium untuk baterai mobil listrik.
Lantaran menimbulkan polemik, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akhirnya menunda kedatangan500 TKA China ke Sultra itu dengan alasan keamanan. Adapun, TKA baru boleh masuk Indonesia usai pandemi COVID-19 reda.
Sementara itu Luhut mengatakan, TKA China itu diperlukan karena Indonesia belum siap menjalankan proyek ini sendirian. Salah satunya dalam membangun industri lithium yang menjadi bahan baku baterai mobil listrik, menurutnya membutuhkan orang-orang dari China.
Lihat Juga :