Pilkada Serentak 2020 di Sulsel Dinilai Rentan Money Politic
Senin, 16 November 2020 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Dirinya menjelaskan, pada Pilkada 2018 lalu saja, Sulsel masuk dalam lima provinsi perkara terbanyak pelanggaran pilkadanya dengan prosentase 9,3 persen dari 12 perkara dan urutan pertama Papua 32,6 persen dengan 42 perkara menyusul Sumatera Utara, Sumatera Selatan 26 perkara dan Jawa Barat 23 perkara.
Baca Juga: Bawaslu Ungkap Kelompok yang Rentan Jadi Target Politik Uang di Pilkada
Selain itu, dirinya juga merincikan ada sekitat 36 pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan paslon.
"Kami punya data ada 9 kabupaten paslonnya melanggar. Diantaranya kabupaten Pangkep 6 kasus, Luwu utara 10, Luwu Timur 4, Bulukumba 3, Maros 2, Makassar 7. Sementara Kampung kami Toraja Barru dan Selayar 1 pelanggaran," kata Lily Amelia Salurapa.
Dalam pertemuan rapat kerja anngota komite 1 DPD RI turut menghadirkan Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi, Ketua KPU Sulsel yang diwakili Sekretaris KPU Sulsel Adnan.
Baca Juga: Bawaslu Ungkap Kelompok yang Rentan Jadi Target Politik Uang di Pilkada
Selain itu, dirinya juga merincikan ada sekitat 36 pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan paslon.
"Kami punya data ada 9 kabupaten paslonnya melanggar. Diantaranya kabupaten Pangkep 6 kasus, Luwu utara 10, Luwu Timur 4, Bulukumba 3, Maros 2, Makassar 7. Sementara Kampung kami Toraja Barru dan Selayar 1 pelanggaran," kata Lily Amelia Salurapa.
Dalam pertemuan rapat kerja anngota komite 1 DPD RI turut menghadirkan Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi, Ketua KPU Sulsel yang diwakili Sekretaris KPU Sulsel Adnan.
(agn)
Lihat Juga :