Palak Setiap Sopir Truk Rp50 Ribu, 6 Pelaku Pungli Tasikmalaya Dibekuk Polisi
Minggu, 15 November 2020 - 17:56 WIB
loading...
Aksi oungutan liar terhadap para sopir truk di jembatan bailey Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, viral di media sosial dan pesan berantai. Foto/iNews TV/Asep Juhariyono
A
A
A
TASIKMALAYA - Enam orang pelaku pungutan liar (Pungli) dibekuk Satreskrim Polres Tasikmalaya . Mereka kedapatan melakukan pemerasan terhadap para pengemudi truk yang akan melintas di jembatan bailey Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya . (Baca juga: Status Siaga, Merapi Keluarkan 11 Kali Guguran Lava Pijar dan Suara Gemuruh )
Dalam rekaman video, terlihat seorang pria berpakaian putih mencegat sejumlah kendaraan yang hendak melintas ke jembatan darurat bailey di Cipatujah, yang pada november 2018 lalu jembatan Cipatujah roboh akibat diterjang banjir bandang.
Pelaku yang diduga preman kemudian memaksa meminta uang sebesar Rp50 ribu/kendaraan yang akan melewati jembatan bailey. Jembatan baley tersebut dibangun oleh Kementrian PUPR, setelah jembatan Cipatujah ambruk.
Dalam video tersebut, sopir truk sempat menawar untuk membayar Rp20 ribu. Namun pria yang terus direkam meminta Rp50 ribu/truk. Saat kejadian tersebut, ada tiga truk yang akan melintas. (Baca juga: Terjepit Bodi Mobil, Sopir yang Ditabrak KA Penataran Blitar-Surabaya Tewas )
Meski belum diketahui waktu pengambilan video tersebut, namun lokasi pungli terjadi di jembatan bailey Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya . Menurut pelaku, pungli tersebut sudah biasa dilakukan. Bahkan dikatakanya, telah banyak kendaraan yang melintas dengan membayar uang tersebut.
Dalam rekaman tersebut, pelaku diminta menunjukkan uang hasil pungli Rp150 ribu dengan alasan untuk laporan ke bos korban. Dengan polosnya pelaku menunjukkan uang pungli pada kamera.
Dalam rekaman video, terlihat seorang pria berpakaian putih mencegat sejumlah kendaraan yang hendak melintas ke jembatan darurat bailey di Cipatujah, yang pada november 2018 lalu jembatan Cipatujah roboh akibat diterjang banjir bandang.
Pelaku yang diduga preman kemudian memaksa meminta uang sebesar Rp50 ribu/kendaraan yang akan melewati jembatan bailey. Jembatan baley tersebut dibangun oleh Kementrian PUPR, setelah jembatan Cipatujah ambruk.
Dalam video tersebut, sopir truk sempat menawar untuk membayar Rp20 ribu. Namun pria yang terus direkam meminta Rp50 ribu/truk. Saat kejadian tersebut, ada tiga truk yang akan melintas. (Baca juga: Terjepit Bodi Mobil, Sopir yang Ditabrak KA Penataran Blitar-Surabaya Tewas )
Meski belum diketahui waktu pengambilan video tersebut, namun lokasi pungli terjadi di jembatan bailey Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya . Menurut pelaku, pungli tersebut sudah biasa dilakukan. Bahkan dikatakanya, telah banyak kendaraan yang melintas dengan membayar uang tersebut.
Dalam rekaman tersebut, pelaku diminta menunjukkan uang hasil pungli Rp150 ribu dengan alasan untuk laporan ke bos korban. Dengan polosnya pelaku menunjukkan uang pungli pada kamera.
Lihat Juga :