Bunga Bangkai Raflesia Ini Tumbuh di Halaman Markas Koramil
Rabu, 11 November 2020 - 18:37 WIB
loading...
Raflesia tumbuh liar di halaman Markas Koramil 1422-01 Lau di Kecamatan Lau Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Foto/Okezone/Herman Amiruddin)
A
A
A
MAKASSAR - Dikira bangkai karena baunya menyengat, dua anggota TNI di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan menemukan bunga bangkai atau bunga raflesia .
Raflesia tumbuh liar di halaman Markas Koramil 1422-01 Lau di Kecamatan Lau Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Tanaman bunga bangkai jenis amorphophallus paeoniifolius tumbuh mekar ini menghebohkan seluruh anggota TNI yang ada di markas koramil. (BACA JUGA: Wow, Bunga Bangkai Tumbuh Mekar di Margahayu Majalengka)
Danramil 1422-01 Lau Maros, Mayor Yuliansah mengatakan bunga bangkai ini pertama kali ditemukan oleh dua orang petugas piket koramil yang awalnya mencium bau busuk yang begitu menyengat, namun tidak diketahui dari mana asalnya.
"Petugas piket menganggap bau menyengat itu merupakan bau dari tumpukan sampah di samping markas koramil," kata Yuliansah, Rabu (11/11/2020).
Keesokan harinya, kata Yulianasah, petugas piket lalu membersihkan pekarangan halaman tanaman apotik hidup. Namun saat akan membersihkan, aroma bau bangkai kembali tercium.
"Petugas piket koramil kemudian memangkas tanaman apotik dan membersihkan pekarangannya/ dan sontak anggota pun kaget saat mendapati tanaman bunga bangkai yang tumbuh mekar dengan diameter 30 CM diantara tanaman obat itu," jelas Yuliansah.
Raflesia tumbuh liar di halaman Markas Koramil 1422-01 Lau di Kecamatan Lau Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Tanaman bunga bangkai jenis amorphophallus paeoniifolius tumbuh mekar ini menghebohkan seluruh anggota TNI yang ada di markas koramil. (BACA JUGA: Wow, Bunga Bangkai Tumbuh Mekar di Margahayu Majalengka)
Danramil 1422-01 Lau Maros, Mayor Yuliansah mengatakan bunga bangkai ini pertama kali ditemukan oleh dua orang petugas piket koramil yang awalnya mencium bau busuk yang begitu menyengat, namun tidak diketahui dari mana asalnya.
"Petugas piket menganggap bau menyengat itu merupakan bau dari tumpukan sampah di samping markas koramil," kata Yuliansah, Rabu (11/11/2020).
Keesokan harinya, kata Yulianasah, petugas piket lalu membersihkan pekarangan halaman tanaman apotik hidup. Namun saat akan membersihkan, aroma bau bangkai kembali tercium.
"Petugas piket koramil kemudian memangkas tanaman apotik dan membersihkan pekarangannya/ dan sontak anggota pun kaget saat mendapati tanaman bunga bangkai yang tumbuh mekar dengan diameter 30 CM diantara tanaman obat itu," jelas Yuliansah.
Lihat Juga :