Jelang Pencoblosan, Kandidat Langgar Prokes saat Kampanye Kian Banyak

Rabu, 11 November 2020 - 11:41 WIB
loading...
Jelang Pencoblosan,...
Jelang pencoblosan, kandidat melanggar prokes saat kampanye kian masif. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, telah mengeluarkan surat teguran pada 35 titik kampanye melanggar protokol kesehatan (prokes) dilakukan kandidat di Pilkada serentak di Sulsel tahun ini.

Data ini berasal dari pengawasan Bawaslu Sulsel bersama 12 Bawaslu kabupaten/kota selama masa kampanye. Ke 35 kasus ini, sedianya mengalami kenaikan signifikan. Pada data sebelumnya yang dirilis pada Oktober lalu, Bawaslu menemukan 16 kasus kampanye melanggar prokes.

Baca Juga: Bawaslu Sulsel Temukan 699 Rumah Tak Tersentuh Pemutakhiran Data Pemilih

Artinya, sejak pengawasan Oktober hingga awal November ini, ditemukan 19 kasus baru. Ini membuktikan bahwa kampanye yang melanggar prokes, kian gencar jelang hari pencoblosan.

"Itu artinya bahwa, semakin ke sini semakin gencar kampanye melalui tatap muka. Dan malah angka-angla ini menunjukkan bahwa sebagian calon dan timnya tidak memperhatikan protokol kesehatan , ini memang patut disayangkan," kata Komisioner Bawaslu Sulsel , Azry Yusuf, Selasa (10/11/2020).

Azry mengatakan, Sulsel belum terlepas secara penuh dari pandemi Covid-19. Apalagi pemerintah dan KPU sebagai penyelenggara belum mencabut regulasi dan PKPU mengenai kampanye terbatas.

"Sehingga apapun itu, saya rasa perlu kesadaran kita. Utamanya tim pasangan calon agar memperhatikan prokes ," ucap Azry.

Menurut Azry, pilihan melakukan kampanye tatap muka ialah hak Paslon. Apalagi metode kampanye ini dianggap paling mudah meyakinkan masyarakat.

Hanya saja, Azry berharap tim dan paslonnya tidak mengabaikan prokes . Sebab keselamatan manusia dan masyarakat, sepatutnya menjadi prioritas utama.

Dari 12 kabupaten/kota yang akan berpilkada, ada tiga daerah yang nihil kasus kampanye prokes . Diantaranya ialah Gowa, Soppeng dan Toraja Utara.

Baca Juga: Bawaslu: Dari 16.574 Kampanye Tatap Muka Terdapat 397 Pelanggaran Prokes

Azry mengapresiasi ketiga daerah ini yang nihil dietmukan kampanye melanggar prokes. Dia menganggap Bawaslu kabupaten/kota sudah menjalankan tugasnya dengan baik.

"Tapi kami minta kepada seluruh jajaran pengawas pemilu dari tingkat desa dan kelurahan, agar betul-betul serius untuk memastikan seluruh kegiatan kampanye secara tatap muka memang mematuhi prokes dan ketentuwa lainnya," jelasnya.

Di Makassar, sebanyak tujuh kasus kampanye yang melanggar prokes. Kesemuanya diberi surat peringatan tertulis.

Komisioner Bawaslu Makassar , Zulfikarnain mengungkapkan sejauh ini ada tujuh kasus kampanye melanggar prokes. Tujuh kasus ini dilanggar oleh tiga dari empat Paslon yang bertarung.

"Sebenarnya ada tiga Paslon saja yang melanggar prokes , tapi kita tidak mau sebutkan. Beda-beda lokasi kampanyenya," sebut Zul sapaannya.

Zul menuturkan, tujuh kasus ini tidak sampai melakukan pembubaran kampanye. Namun baru sebatas memberikan teguran tertulis kepada Paslon dan timnya.

Baca Juga: Melanggar Aturan, Bawaslu Tertibkan 164.536 APK Paslon di Pilkada 2020

"Aturannya kan, satu jam dikeluarkan surat teguran, baru dibubarkan. Dan kalau tidak diindahkan, maka akan dibubarkan tim Pokja," beber Zul.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bawaslu Sulsel Temukan...
Bawaslu Sulsel Temukan Pelanggaran Pemilu di 19 Daerah, 55 TPS Berpotensi PSU
3 Daerah di Sulsel Masuk...
3 Daerah di Sulsel Masuk Kategori Rawan Tinggi Pemilu 2024
Belum Terima Daftar...
Belum Terima Daftar Tim Kampanye Daerah Capres dan Cawapres, Bawaslu Cimahi: Termasuk Jadwal
Bertabur Tokoh Besar,...
Bertabur Tokoh Besar, Ini Kekuatan Tim Kampanye Ganjar-Mahfud di Jabar
Fahri Hamzah: Medan...
Fahri Hamzah: Medan Butuh Wali Kota yang Harmonis ke Pusat, Bukan yang Tukang Ribut
Kunjungi Samuda dan...
Kunjungi Samuda dan Hanaut, Sugianto Singgung Pembangunan Jalan hingga Kesehatan
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Gusti Arief Ajak Relawan...
Gusti Arief Ajak Relawan Sosialisasikan Program Pasangan Ridwan Kamil-Suswono
Deretan Artis yang Jadi...
Deretan Artis yang Jadi Anggota Tim Kampanye Pramono Anung-Rano Karno, Selain Cak Lontong
Rekomendasi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Benarkah Makan Banyak...
Benarkah Makan Banyak saat Sahur Bisa Cegah Lapar Lebih Lama?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved