Waspadai Kejahatan Berkedok Misi Sosial

Senin, 09 November 2020 - 08:18 WIB
loading...
A A A
Dalam konteks individu, viktimisasi bisa menghasilkan kerugian material dan dampak psikologis berupa fear of crime (Robert Elias,1986). Hal ini juga terjadi dalam aksi penipuan berkedok misi sosial. Tak hanya menelan kerugian berupa finansial, korban juga berpotensi mengalami rasa trauma yang bisa jadi membuat niat seseorang untuk berbagi dengan sesama tertahan karena khawatir bisa kembali menjadi korban.

Para calon penyumbang dana yang sudah menaruh harapan dihinggapi rasa kecewa dan rasa curiga sekaligus terhadap semua aksi penggalangan dana, bahkan yang bersifat resmi sekalipun. Hal ini menciptakan efek tambahan berupa ikut tercemarnya aksi donasi yang dilakukan badan amal resmi. (Baca juga: Kemendagri: Perusahaan Fintech Wajib Lindungi Data pribadi)

Sebagai upaya untuk mencegah kejahatan ini, selain berharap pada adanya hukum yang efektif, terpenting diperlukan upaya membangun kesadaran dan kewaspadaan dari diri sendiri terlebih dahulu. Upaya ini merupakan cara penanggulangan yang menitikberatkan pada sifat preventif atau pencegahan sebelum kejahatan terjadi.

Emile Durkheim menjelaskan bahwa solidaritas sosial hadir dari perasaan moral dan kepercayaan yang dianut bersama dan dikuatkan oleh adanya pengalaman emosional bersama. Dalam konteks pandemi, pengalaman emosional ini muncul karena semua orang tak terkecuali merasakan dampak dari situasi pandemi meski dengan kadar yang berbeda-beda. Perasaan senasib tersebut menciptakan pengalaman emosional yang pada akhirnya melahirkan rasa empati dan solidaritas terhadap sesama yang salah satunya disalurkan melalui aksi donasi.

Lewat donasi, orang mendapatkan kepuasan dan kelegaan lantaran telah berbagi dengan sesama. Kondisi inilah yang kemudian dimanfaatkan pelaku. Mereka melakukan pancingan-pancingan lewat aneka narasi yang menjual. Walhasil, dorongan berbagi dalam diri individu yang sudah sangat besar bisa menjadi lebih besar lagi gara-gara stimulus yang disuntikkan pelaku melalui narasi yang dibangunnya. Situasi ini yang kerap membuat orang abai dengan prinsip cek dan cek ulang serta kemudian langsung melakukan tindakan spontan.

Hal inilah yang kemudian menjadi kunci pencegahan kejahatan ini. Bahwa meski dorongan untuk membantu orang lain sangat besar, berpikir kritis dan rasional tetap diperlukan. Masyarakat perlu membentengi dan membekali diri dalam mendeteksi dan mengidentifikasi secara dini aksi kejahatan ini. Upaya untuk menghindari kejahatan ini bisa dimulai dengan melakukan verifikasi terhadap lembaga yang melakukan aksi penggalangan dana. (Lihat videonya: Viral Video Jalan Rusak di Lebak)

Penelusuran terhadap asal mula lembaga, siapa pendiri di balik lembaga tersebut, alamat serta validitas nomor kontak wajib dijalankan. Upaya pengecekan juga perlu dilakukan terhadap semua aktivitas penyaluran bantuan yang diadakan, termasuk transparansi dan akurasi laporan pertanggungjawaban yang dibuat lembaga tersebut pasca-kegiatan.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Rekomendasi
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Berita Terkini
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved