Pembuatan Rudal ICBM Baru Korut Dilaporkan Telah Selesai
Sabtu, 09 Mei 2020 - 14:59 WIB
loading...
Korut dilaporkan telah menyelesaikan pembuatan rudal antar benua (ICBM) baru. Foto/Business Insider.
A
A
A
SEOUL - Korea Utara (Korut) telah menyelesaikan pembuatan rudal balistik antar benua (ICBM) baru. Begitu laporan surat kabar Korea Selatan (Korsel) Dong-A Ilbo.
"Otoritas AS telah mendeteksi perakitan dan penyelesaian ICBM di pabrik mobil di provinsi Pyongan Selatan, tempat Korea Utara meluncurkan rudal balistik pada 2017," surat kabar itu melaporkan, mengutip pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) yang identitasnya tidak ingin diketahui.
"Mereka juga mengamati keberadaan alat pengangkut peluncur," tulis surat kabar itu lagi seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (9/5/2020).
Pejabat itu mengatakan kepada surat kabar itu bahwa AS mengawasi perkembangan masa depan, dan mengeksplorasi berbagai kemungkinan seperti uji coba ICBM, atau parade militer sebagai unjuk kekuatan. Menurut surat kabar itu Pyongyang dapat melakukan aksi provokasi sebelum Juli.
Sebelumnya dalam laporan media Korut pada 1 Januari, pemimpin negara itu Kim Jong-un menyatakan ia akan segera memberikan debut pada "senjata strategis baru." Pernyataan ini menambah kekhawatiran terkait kebijakan luar negeri Presiden Donald Trump dalam tahun pemilu.
"Otoritas AS telah mendeteksi perakitan dan penyelesaian ICBM di pabrik mobil di provinsi Pyongan Selatan, tempat Korea Utara meluncurkan rudal balistik pada 2017," surat kabar itu melaporkan, mengutip pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) yang identitasnya tidak ingin diketahui.
"Mereka juga mengamati keberadaan alat pengangkut peluncur," tulis surat kabar itu lagi seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (9/5/2020).
Pejabat itu mengatakan kepada surat kabar itu bahwa AS mengawasi perkembangan masa depan, dan mengeksplorasi berbagai kemungkinan seperti uji coba ICBM, atau parade militer sebagai unjuk kekuatan. Menurut surat kabar itu Pyongyang dapat melakukan aksi provokasi sebelum Juli.
Sebelumnya dalam laporan media Korut pada 1 Januari, pemimpin negara itu Kim Jong-un menyatakan ia akan segera memberikan debut pada "senjata strategis baru." Pernyataan ini menambah kekhawatiran terkait kebijakan luar negeri Presiden Donald Trump dalam tahun pemilu.
Lihat Juga :