Di Tengah Pandemi Covid-19, Alun-alun Surabaya Terus Dikebut
Kamis, 16 April 2020 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Iman menambahkan, pertimbangan lain dalam membongkar keramik yang sudah terpasang sekitar lebih dari dua tahun yakni, adanya penambahan genset baru. Jika sebelumnya ada beberapa genset yang terkumpul untuk mengcover beberapa gedung saja, kini dinas terkait mendatangkan genset baru dengan daya listrik 500 kva yang dapat mengcover seluruh kawasan termasuk Gedung DPRD Kota Surabaya jika terjadi pemadaman listrik.
"Nah, karena gensetnya ini sangat berat, maka ketika kita mengeluarkan genset yang lama akan merusak keramik itu. Termasuk saat memasukkan genset yang baru dengan beban 5 ton. Mengingat aksesnya hanya bisa dari satu pintu utama," jelasnya.
Keputusan membongkar keramik dinilai menjadi satu-satunya alternatif yang tepat. Terutama untuk memasukkan genset yang nantinya akan dibuatkan rumah genset baru di kawasan tersebut.
"Semua itu dilakukan untuk memback up bangunan-bangunan di kawasan kompleks Balai Pemuda agar tetap bisa mendapatkan sumber listrik melalui genset saat PLN mati," katanya.
"Nah, karena gensetnya ini sangat berat, maka ketika kita mengeluarkan genset yang lama akan merusak keramik itu. Termasuk saat memasukkan genset yang baru dengan beban 5 ton. Mengingat aksesnya hanya bisa dari satu pintu utama," jelasnya.
Keputusan membongkar keramik dinilai menjadi satu-satunya alternatif yang tepat. Terutama untuk memasukkan genset yang nantinya akan dibuatkan rumah genset baru di kawasan tersebut.
"Semua itu dilakukan untuk memback up bangunan-bangunan di kawasan kompleks Balai Pemuda agar tetap bisa mendapatkan sumber listrik melalui genset saat PLN mati," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :