Kunjungan Wisatawan Turun Drastis, Disparbud Pesimistis Samai Tahun Lalu

Selasa, 03 November 2020 - 16:01 WIB
loading...
Kunjungan Wisatawan Turun Drastis, Disparbud Pesimistis Samai Tahun Lalu
Angka kunjungan wisatawan ke KBB tahun ini menurun drastis jika dibandingkan 2019, dengan sisa waktu dua bulan target kunjungan tahun ini pesimistis dapat tercapai. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG BARAT - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) pesimistis angka kunjungan wisatawan tahun ini bisa melampaui angka tahun lalu. Meskipun ada sejumlah libur long weekend di akhir pekan, namun dikarenakan masih pandemi COVID-19 yang berlangsung lebih dari 10 bulan, membuat masyarakat masih menahan diri untuk berwisata.

"Berat kalau melihat angka kunjungan wisatawan sampai sekarang (November). Sebabnya adalah pandemi COVID-19 yang membuat ekonomi melemah dan untuk wisata juga khawatir," terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, KBB, Sri Dustirawati, Selasa (3/11/2020). (Baca juga: 48248 Pekerja Pariwisata Dirumahkan Akibat Pandemi Corona )

Sri menyebutkan, total kunjungan wisatawan tahun lalu ke KBB angkanya mencapai 6,4 juta orang. Namun sampai akhir Oktober tahun ini wisatawan yang berkunjung ke berbagai objek wisata di kBB baru 1.3 juta jiwa.

Menurutnya, meskipun tahun ini masih tersisa dua bulan namun sulit untuk mendongkrak kunjungan wisatawan menyamai tahun lalu. Kendati ada libur panjang pada pekan lalu dan agenda libur akhir tahun, tidak akan berpengaruh banyak.

Kondisi seperti itu bukan hanya terjadi di KBB, tapi di daerah lain juga merasakan hal yang sama. Ini dikarenakan wabah COVID-19 yang melanda dunia. Dimana sektor wisata menjadi salah satu yang merasakan imbas paling parah, hingga ada pengelola wisata yang terpaksa merumahkan pegawai.(Baca juga: Pariwisata Mulai Bangkit )

"Selagi masih pandemi COVID-19 tetap sulit. Kemarin saja saat libur panjang di akhir pekan, saya cek kedatangan wisatawan ke beberapa objek wisata di Lembang masih di bawah 50%," tuturnya.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1709 seconds (10.177#12.26)