Polisi Obrak Abrik Tungku Pemasakan Minyak Ilegal di Batanghari Jambi

loading...
Polisi Obrak Abrik Tungku Pemasakan Minyak Ilegal di Batanghari Jambi
Tim gabungan dari Mabes Polri, di bantu oleh Polres Batanghari Jambi melakukan razia di tempat pemasakan tungku minyak ilegal yang berada di Desa Nes, Kecamatan Bajubang. iNews TV/Joni
BATANGHARI - Tim gabungan dari Mabes Polri, dibantu oleh Polres Batanghari Jambi melakukan razia di tempat pemasakan tungku minyak ilegal yang berada di Desa Nes, Kecamatan Bajubang.

Tim gabungan tersebut langsung mengobrak abrik lokasi dengan mengambil 12 tungku pemasakan, 100 drum untuk menampung minyak serta 12 tedmon yang juga berfungsi untuk menyimpan minyak mentah tersebut. Namun sayang saat tiba di lokasi tidak ada satupun pekerja yang berada di sana dan di duga razia tersebut sudah bocor.

Wakapolres Batanghari Jambi Kompol Andi Zulkifli mengatakan bahwa pada hari Kamis dan Jumat Tim Unit Tipiter Polres Batanghari Jambi menerjunkan 15 personel untuk melakukan razia di tiga lokasi pemasakan minyak ilegal di Desa Nes, Kecamatan Bajubang. " Untuk pemilik diketahui atas nama Inisial M, inisial LS, inisial dan inisial J, dan barang bukti diamankan 21 Tedmon, 100 drum dalam keadaan kosong, dan 12 tungku pemasakan yang sudah menjadi barang bukti tersebut," kata Andi. (Baca: Perahu Terbalik Dihantam Ombak Besar, 3 Nelayan Tulungagung Selamat).

Dikatakan Andi, untuk tersangka sendiri tidak ditemukan dan sudah bocor razia tersebut. "Penindakan sudah dilakukan, dan untuk tiga orang yang terdata tersebut segera akan dikejar dan diLidik, memang razia tersebut sepertinya sudah bocor," ungkapnya.



Dijelaskan, untuk Langkah selanjutnya Polres Batanghari Jambi akan terus memantau kegiatan tersebut." Imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat terus saja dilakukan, namun sayangnya kegiatan tersebut tetap saja terjadi," ucapnya. (Baca: Diduga Pondasi Candi Sebelum Era Majapahit Ditemukan di Langlang).

Andi juga menyebutkan untuk saat ini sumur yang beroperasi di Kabupaten Batanghari Jambi sekitar 2000 sumur yang tersebar di dua desa. "Yang aktif sendiri berkemungkinan sekitar 1.500 sumur, namun angka pastinya masih belum diketahui," pungkasnya.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top