Krisis Air Bersih Berkepanjangan Masih Menghantui Sumbawa

Sabtu, 07 November 2020 - 21:15 WIB
loading...
Krisis Air Bersih Berkepanjangan...
Krisis air bersih masih dihadapi warga di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 42 desa di 17 kecamatan mengalami kekuarangan air bersih. Foto/Ilustrasi/Ali Masduki/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Persoalan kekurangan air bersih akibat kekeringan secara jangka panjang memunculkan dampak kesehatan yang tidak bisa dianggap remeh. Di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) kekeringan di Sumbawa terjadi setiap tahun.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, ada 42 desa yang tersebar di 17 kecamatan mengalami krisis air bersih . Dampaknya, warga kekurangan air bersih. (Baca juga: Awas, Kekeringan Akibat Musim Kemarau Landa Wilayah Sumba Timur)

Anggota DPRD Provinsi dari Fraksi Gerindra, H Talib mengaku prihatin mendengar sejumlah desa dilanda kekeringan dan kesulitan air bersih. Pemerintah dimintanya untuk tanggap, sebab air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. (Baca juga: BNPB Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Hadapi Ancaman Kekeringan)

Dia meminta desa-desa yang dilanda kekurangan air bersih untuk mengajukan proposal, sehingga dapat dibantu oleh pemerintah provinsi. Menurut H Talib, persoalan yang besar yang dihadapi adalah kurangnya infrastruktur sehingga air sulit didatangkan.

Tokoh masyarakat Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, Edwan mengakui, solusi dari masalah kekeringan ini adalah menambah jumlah sumur bor dan infrastrukturnya. Saat ini, kapasitas pipa di Kecamatan Lopok masih terbilang kurang memadai.

Menanggapi masalah ini, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa, Jarot-Mokhlis berikhtiar akan memperbaiki dan melengkapi infrastruktur. Mereka ingin persoalan kebutuhan air bersih dapat dipenuhi secara merata.

"Ke depan jika kami memimpin Sumbawa maka salah satu yang akan menjadi perhatian yaitu ketersediaan air bersih bagi warga di 17 kecamatan dan 42 desa yang setiap tahun mengalami kekeringan," kata Calon Bupati Sumbawa, H Jarot di Kecamatan Terano, Jumat (6/11/2020).

Salah satu cara yang dapat dilakukan, kata Jarot, adalah dengan melengkapi dan menambah jumlah dan kapasitas pipa air. Penambahan jumlah sumur dan kedalamannya juga perlu dilakukan. Kedalaman sumur dari yang saat ini sekitar 30 meter menjadi 50 sampai 80 meter. “Kekeringan ini setiap tahun rutin terjadi. Semoga kami memimpin Sumbawa dan melepaskan kesulitan warga khususnya dalam ketersediaan air bersih,” katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Banjir Kepung 3 Daerah...
Banjir Kepung 3 Daerah di NTB: 1 Warga Meninggal, 2.000 Lebih KK Terdampak
Banjir Bandang Landa...
Banjir Bandang Landa Sumbawa, 1.143 Rumah Terendam
Kolaborasi Perguruan...
Kolaborasi Perguruan Tinggi Dorong Pemanfaatan Kemiri di Desa Ropang Sumbawa
Sediakan Air Bersih,...
Sediakan Air Bersih, BNPB Kebut Pembangunan 100 Sumur Bor di Aceh Utara
Lazisku Bangun Sumur...
Lazisku Bangun Sumur Bor di Kabupaten Aceh Tamiang dan Beberapa Kawasan Bencana
Lampaui Target, Bea...
Lampaui Target, Bea Cukai Sumbawa Kantongi Rp1,44 Triliun dalam Empat Bulan
Perindo Silaturahmi...
Perindo Silaturahmi dengan Siti Rohmi di Hari Kartini, Perkuat Konsolidasi di NTB
Mentan Amran Ungkap...
Mentan Amran Ungkap Potensi NTB Jadi Pusat Komoditas Bawang Putih dan Jagung Nasional
Rekomendasi
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved