Fenomena La Nina, 6 Bulan ke Depan Warga Diminta Waspada

Sabtu, 07 November 2020 - 18:47 WIB
loading...
Fenomena La Nina, 6...
Tanah longsor yang terjadi di Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalongwetan, KBB, yang diakibatkan curah hujan tinggi akibat fenomena La Nina beberapa waktu lalu. Foto/Dok.Damkar KBB
A A A
BANDUNG BARAT - Warga di daerah dataran tinggi dan rendah diminta wasada terhadap ancaman bencana alam seperti longsor dan banjir bandang. Ini dikarenakan adanya fenomena La Nina yang memicu terjadinya hujan dengan intensitas tinggi selama periode November 2020 sampai Mei 2021.

"Kita minta masyarakat untuk waspada, kalau sudah melihat ada tanda-tanda dan gejala akan terjadi bencana segera lapor ke petugas lalu mengungsi ke tempat aman," kata Kepala Pelaksana BPBD KBB , Duddy Prabowo, Sabtu (7/11/2020).

Pihaknya juga telah menerima instruksi dari Gubernur Jabar yang telah menetapkan status siaga I bencana untuk semua wilayah di Jawa Barat termasuk KBB selama enam bulan ke depan. Sebab, lanjut Duddy, Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika, diprediksi wilayah Jawa Barat bakal dilanda cuaca ekstrem akibat adanya fenomena La Nina.

"Itu yang kami waspadai. Makanya petugas piket BPBD selalu stanby 24 jam bergantiar di kantor, untuk menerima laporan dan bergerak ke lapangan," ucapnya.(Baca juga: BPBD Imbau Warga Bekasi Waspadai Dampak Fenomena La Nina )

Selain petugas piket, pihaknya juga menyiapkan relawan bencana yang ada di setiap kecamatan dan desa. Bahkan keberadaan desa tanggap bencana diharapkan bisa ikut menyosialisasikan ke masyarakat akan pentingnya deteksi dini. Lebih lanjut dikatakannya, bencana alam yang kerap terjadi di KBB beragam. (Baca juga: La Nina Datang, Mentan SYL: Kita Enggak Boleh Kalah dengan Alam )

Mulai dari longsor, banjir bandang, angin puting beliung, pergerakan tanah, kebakaran, hingga pohon tumbang. "Menghadapi kondisi bencana, BPBD selalu berkoordinasi dengan dinas terkait lainnya. Terutama ketika butuh dukungan alat berat dan mobil damkar, untuk membersihkan material tanah longsor yang menutup jalan," pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Musim Kemarau 2026 Datang...
Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG: Puncaknya di Agustus
Seminggu ke Depan Bakal...
Seminggu ke Depan Bakal Hujan Lebat, BMKG: Monsun Asia Menguat
Rekomendasi
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved