Kapolres Majalengka Kunjungi Pos Check Point Perbatasan Terjauh
Sabtu, 09 Mei 2020 - 04:49 WIB
loading...
Kapolres Majalengka AKBP Dr Bismo Teguh Prakoso mengunjungi Pos Check Point Perbatasan Terjauh di Kabupaten Majalengka, Kamis (07/5/2020).Foto/Istimewa.
A
A
A
MAJALENGKA - Kapolres Majalengka AKBP Dr Bismo Teguh Prakoso didampingi pejabat utama Polres mengunjungi Pos Check Point Perbatasan Terjauh di Kabupaten Majalengka, Kamis (07/5/2020). Pos Check Point tersebut berada di perbatasan Majalengka-Kuningan, Majalengka-Ciamis, dan Majalengka-Sumedang wilayah Polsek Cikijing, Polsek Malausma, serta Polsek Lemahsugih Polres Majalengka.
Pengecekan dilakukan orang nomor satu di Polres Majalengka Polda Jawa Barat ini, guna mengecek kesiapsiagaan personel dalam melaksanakan tugas Pos Check Point dan Ops Ketupat Lodaya 2020.
“Operasi Ketupat digelar Polri setiap tahun sebagai upaya terpadu pengamanan mudik lebaran,” terang Bismo.
Namun untuk tahun ini, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan Indonesia tengah menghadapi pandemi Corona (COVID-19). “Sehingga sejumlah kebijakan langsung diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas,” paparnya.
Menurutnya, Operasi Ketupat yang biasanya digelar menjelang lebaran hingga seminggu setelah lebaran, kini dimulai sejak hari pertama Ramadhan 2020 atau pada 24 April hingga 30 Mei mendatang. “Jadi, selama 37 hari,” urai Bismo.
Pengecekan dilakukan orang nomor satu di Polres Majalengka Polda Jawa Barat ini, guna mengecek kesiapsiagaan personel dalam melaksanakan tugas Pos Check Point dan Ops Ketupat Lodaya 2020.
“Operasi Ketupat digelar Polri setiap tahun sebagai upaya terpadu pengamanan mudik lebaran,” terang Bismo.
Namun untuk tahun ini, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan Indonesia tengah menghadapi pandemi Corona (COVID-19). “Sehingga sejumlah kebijakan langsung diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas,” paparnya.
Menurutnya, Operasi Ketupat yang biasanya digelar menjelang lebaran hingga seminggu setelah lebaran, kini dimulai sejak hari pertama Ramadhan 2020 atau pada 24 April hingga 30 Mei mendatang. “Jadi, selama 37 hari,” urai Bismo.
Lihat Juga :