Baru Kenal Tiga Hari di Medsos, Pelajar SMP Jadi Korban Pemerkosaan
Rabu, 04 November 2020 - 21:56 WIB
loading...
A
A
A
"Setelah ditinggal di pinggir jalan, korban kemudian menguhubungi temannya melalui ponselnya untuk minta dijemput karena tidak mengetahui lokasi setempat," kata Rijen.
Rijen juga mengatakan, jika pelaku pemerkosaan diduga sudah profesional dalam mencari mangsa lantaran pasca melancarkan aksinya seluruh akses untuk menghubungi pelaku langsung menghilang karena telepon dan media sosial yang digunakan pelaku telah diblokir. (Baca juga: Petahana di Kabupaten Muratara Dilaporkan Terlibat Politik Uang ke Bawaslu)
Sementara itu orangtua korban, Amsah mengatakan, jika keluarga baru mengetahui jika anaknya menjadi korban pemerkosaan lantaran korban lebih banyak mengurung diri bertindak tidak seperti biasanya. (Baca juga: Aliansi Laskar Peduli Tolak Keras Rencana Party Halloween di Grand MC saat Pandemi)
"Dia ini perilakunya tidak seperti biasanya yang selalu ceria, banyak mengurung diri selama dua hari ini, banyak melamun, makan tidak mau, habis mandi tidak lagi mau bersisir, pokoknya seperti orang gila. Sempat ditanya ada apa, tapi tidak mau mengaku karena diam saja," ujar ibu korban.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, jika pihaknya telah menerima laporan tersebut dengan nomor LPB/843/XI/2020/SPKT dan selanjutnya ditindaklanjuti untuk diproses oleh Subdit PPA.
Rijen juga mengatakan, jika pelaku pemerkosaan diduga sudah profesional dalam mencari mangsa lantaran pasca melancarkan aksinya seluruh akses untuk menghubungi pelaku langsung menghilang karena telepon dan media sosial yang digunakan pelaku telah diblokir. (Baca juga: Petahana di Kabupaten Muratara Dilaporkan Terlibat Politik Uang ke Bawaslu)
Sementara itu orangtua korban, Amsah mengatakan, jika keluarga baru mengetahui jika anaknya menjadi korban pemerkosaan lantaran korban lebih banyak mengurung diri bertindak tidak seperti biasanya. (Baca juga: Aliansi Laskar Peduli Tolak Keras Rencana Party Halloween di Grand MC saat Pandemi)
"Dia ini perilakunya tidak seperti biasanya yang selalu ceria, banyak mengurung diri selama dua hari ini, banyak melamun, makan tidak mau, habis mandi tidak lagi mau bersisir, pokoknya seperti orang gila. Sempat ditanya ada apa, tapi tidak mau mengaku karena diam saja," ujar ibu korban.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, jika pihaknya telah menerima laporan tersebut dengan nomor LPB/843/XI/2020/SPKT dan selanjutnya ditindaklanjuti untuk diproses oleh Subdit PPA.
(boy)
Lihat Juga :