KPU Blitar Beri Lampu Hijau Paslon Bawa Contekan Saat Debat Publik
Selasa, 03 November 2020 - 05:08 WIB
loading...
A
A
A
Secara umum, hasil evaluasi debat publik pertama, bagi Hadi cukup memuaskan. Kalaupun ada kekurangan hanya masalah tekhnis. Yakni langit langit ruangan debat yang menurutnya kurang tinggi. Akibatnya penerangan terasa menyilaukan sekaligus menganggu konsentrasi.
"Apakah akan ganti ruangan pada debat kedua nanti, masih kita pertimbangkan," papar Hadi. Dalam debat kedua yang mengangkat tema soal lingkungan hidup dan kesehatan nanti, KPU Kabupaten Blitar juga akan menerapkan konsep seperti debat pertama. Yakni model tanya jawab dengan pertanyaan yang ditempatkan dalam amplop tertutup. (Baca juga: Selasa Dini Hari Maluku Diguncang Gempa Bermagnitudo 5.2 )
Hanya saja, media yang menyiarkan secara langsung acara debat akan berganti. "Begitu juga moderator juga ganti. Yang tidak hanya pemateri. Karena tidak muncul," terang Hadi. Untuk memeriahkan acara debat publik, KPU Kabupaten Blitar juga akan menginstuksikan seluruh PPK untuk menggelar acara nonton bareng. Begitu juga kepada masing masing tim pemenangan paslon, juga diminta menggelar nobar.
Menurut Hadi, pada debat publik yang pertama nobar di seluruh PPK tidak jadi digelar karena ada surat keberatan dari Bawaslu dan aparat keamanan. Bawaslu berdalih karena nobar memakai fasilitas negara. Padahal saat itu kata Hadi telah disiapkan kurang lebih 300 titik nobar. Pada debat yang kedua nanti, KPU Kabupaten Blitar akan bersikukuh menggelar nobar.
"Nanti akan tetap kita perintahkan KPU Kabupaten Blitar menggelar nobar. Ada yurisprudensinya di Pilpres. Bahkan dianjurkan. Yang penting tetap mengedepankan protokol kesehatan," pungkas Hadi. (Baca juga: Tewas di Dago, Pemuda Ini Diduga Korban Kebrutalan Geng Motor )
"Apakah akan ganti ruangan pada debat kedua nanti, masih kita pertimbangkan," papar Hadi. Dalam debat kedua yang mengangkat tema soal lingkungan hidup dan kesehatan nanti, KPU Kabupaten Blitar juga akan menerapkan konsep seperti debat pertama. Yakni model tanya jawab dengan pertanyaan yang ditempatkan dalam amplop tertutup. (Baca juga: Selasa Dini Hari Maluku Diguncang Gempa Bermagnitudo 5.2 )
Hanya saja, media yang menyiarkan secara langsung acara debat akan berganti. "Begitu juga moderator juga ganti. Yang tidak hanya pemateri. Karena tidak muncul," terang Hadi. Untuk memeriahkan acara debat publik, KPU Kabupaten Blitar juga akan menginstuksikan seluruh PPK untuk menggelar acara nonton bareng. Begitu juga kepada masing masing tim pemenangan paslon, juga diminta menggelar nobar.
Menurut Hadi, pada debat publik yang pertama nobar di seluruh PPK tidak jadi digelar karena ada surat keberatan dari Bawaslu dan aparat keamanan. Bawaslu berdalih karena nobar memakai fasilitas negara. Padahal saat itu kata Hadi telah disiapkan kurang lebih 300 titik nobar. Pada debat yang kedua nanti, KPU Kabupaten Blitar akan bersikukuh menggelar nobar.
"Nanti akan tetap kita perintahkan KPU Kabupaten Blitar menggelar nobar. Ada yurisprudensinya di Pilpres. Bahkan dianjurkan. Yang penting tetap mengedepankan protokol kesehatan," pungkas Hadi. (Baca juga: Tewas di Dago, Pemuda Ini Diduga Korban Kebrutalan Geng Motor )
(eyt)
Lihat Juga :