Pandemi COVID-19 Pengaruhi Aksi Kekerasan dalam Rumah Tangga
Minggu, 01 November 2020 - 16:37 WIB
loading...
A
A
A
Makmur mengaku DPPPA Makassar, terus berupaya melakukan sosialisasi sampai penanganan. Pihaknya juga selalu bersinergi dengan dinas terkait utamanya kepolisian dalam upaya preemtif, preventif sampai represif atau penindakan hukum. DPPPA Makassar kata Makmur telah membangun shelter warga berbasis RT/RW di setiap kecamatan guna menekan laju kasus KDRT.
Baca juga: Sadis, Usai Bacok Istri Cantik Hingga Bersimbah Darah, Suami di Bungo Kabur
Shelter itu disebutkan Makmur akan menjadi posko pengaduan bagi siapa saja yang melihat, mendengar maupun mengalami kasus KDRT di 15 Kecamatan yang ada di Makassar. Agar persoalan bisa terdeteksi dini dan tanggap diurus.
"Pada prinsipnya pengendalian diri dari unsur keluarga sangat diharapkan. Harus ada saling mengerti satu sama lain agar bisa memahami kondisi pandemi. Kalau tidak pasti timbul lagi emosi berujung kekerasan," ungkap Makmur.
Baca juga: Sadis, Usai Bacok Istri Cantik Hingga Bersimbah Darah, Suami di Bungo Kabur
Shelter itu disebutkan Makmur akan menjadi posko pengaduan bagi siapa saja yang melihat, mendengar maupun mengalami kasus KDRT di 15 Kecamatan yang ada di Makassar. Agar persoalan bisa terdeteksi dini dan tanggap diurus.
"Pada prinsipnya pengendalian diri dari unsur keluarga sangat diharapkan. Harus ada saling mengerti satu sama lain agar bisa memahami kondisi pandemi. Kalau tidak pasti timbul lagi emosi berujung kekerasan," ungkap Makmur.
(luq)
Lihat Juga :