Pandemi COVID-19 Pengaruhi Aksi Kekerasan dalam Rumah Tangga

Minggu, 01 November 2020 - 16:37 WIB
loading...
Pandemi COVID-19 Pengaruhi...
Ilustrasi. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Selama masa pandemi COVID-19 atau dari bulan Januari hingga Oktober, tercatat ada 224 laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Makassar. Kekerasan tersebut salah satunya diakibatkan tekanan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Data tersebut diperoleh dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar.

Baca juga: Cemburu Buta, Suami di Melawi Hajar Istri Hingga Babak Belur

Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) P2TP2A Makassar, Makmur menyampaikan, korban KDRT umumnya istri. Lokasi kejadian hampir merata di seluruh kecamatan. Makmur tak merinci angka kasus perbulannya. Umumnya para suami menghadapi tekanan ekonomi akibat pandemi.

"Apalagi para pelaku umumnya tak lagi punya pekerjaan tetap, akhirnya terganggu kondisi keuangan. Gampang terjadi salah pengertian antara suami istrinya, sampai terjadi KDRT . Dampak pandemi memang sangat besar, makanya tren kasusnya tinggi," kata Makmur kepada SINDOnews melalui sambungan telepon, Minggu (1/11/2020).

Hasil asesmen para korban maupun pelaku KDRT lewat psikolog P2TP2A lanjut dia, kondisi keluarga yang harus bertahan hidup di tengah pandemi COVID-19 membuat keadaan semakin parah.

"Pusing cari kerja, anak minta uang makan, belanja, sama kebutuhan sekolah daringnya. Makanya kepala rumah tangga biasanya khilaf untuk lakukan kekerasan," ucap Makmur.

Makmur mengaku DPPPA Makassar, terus berupaya melakukan sosialisasi sampai penanganan. Pihaknya juga selalu bersinergi dengan dinas terkait utamanya kepolisian dalam upaya preemtif, preventif sampai represif atau penindakan hukum. DPPPA Makassar kata Makmur telah membangun shelter warga berbasis RT/RW di setiap kecamatan guna menekan laju kasus KDRT.

Baca juga: Sadis, Usai Bacok Istri Cantik Hingga Bersimbah Darah, Suami di Bungo Kabur

Shelter itu disebutkan Makmur akan menjadi posko pengaduan bagi siapa saja yang melihat, mendengar maupun mengalami kasus KDRT di 15 Kecamatan yang ada di Makassar. Agar persoalan bisa terdeteksi dini dan tanggap diurus.

"Pada prinsipnya pengendalian diri dari unsur keluarga sangat diharapkan. Harus ada saling mengerti satu sama lain agar bisa memahami kondisi pandemi. Kalau tidak pasti timbul lagi emosi berujung kekerasan," ungkap Makmur.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puspadaya Perindo Terima...
Puspadaya Perindo Terima Aduan dan Dampingi Korban Dugaan KDRT di Matraman Jaktim
KDRT Berujung Maut,...
KDRT Berujung Maut, Bocah 4 Tahun Tewas Dibanting Ayah di Ciputat
Kasus Dugaan KDRT, Suami...
Kasus Dugaan KDRT, Suami Selebgram Adelia Septa Ditahan
Pengakuan Suami di Bantul...
Pengakuan Suami di Bantul Bunuh dan Simpan Mayat Istri Gegara Ogah Cerai
ASN di Bandung Barat...
ASN di Bandung Barat Korban KDRT Istri, Polisi: Laporan Sudah Dicabut
Viral ASN di Bandung...
Viral ASN di Bandung Barat Jadi Korban KDRT Istri hingga Wajah Lebam
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Anak Dede Sunandar Disebut...
Anak Dede Sunandar Disebut Lindungi Ibunya Saat Dugaan KDRT Terjadi
Istri Dede Suandar Mengaku...
Istri Dede Suandar Mengaku Alami KDRT, Anak Ikut Jadi Korban
Rekomendasi
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved