Sehari Muncul 7 Klaster Baru, Positif COVID-19 di Blitar Tembus 789 Kasus
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Begitu juga dengan seorang warga Desa Mandesan Kecamatan Selopuro. Hasil rapid test sebagai syarat kembali ke pondok pesantren, reaktif.
Saat dilanjutkan swab test, hasilnya juga terkonfirmasi positif. Tiga orang positif baru COVID-19 yang masuk klaster tidak diketahui adalah warga Desa Maron, Kecamatan Srengat, Desa Pojok, Kecamatan Ponggok dan Desa Darungan, Kecamatan Kademangan. (Baca juga: Adik-Adik Remaja Jangan Tiru Ini Ya! Demi Subscribe dan Viewer Tinggi, 3 ABG Unggah Video Tawuran Pelajar)
Hingga saat ini Tim Satgas COVID-19 masih melakukan penelusuran. "Ada yang dirawat di rumah sakit dan yang lain menjalani isolasi mandiri," terangnya. (Baca juga: Cawali Kota Surabaya Machfud Arifin Siapkan Distrik Inovasi serta Stadion Esports)
Termasuk tujuh kasus yang masuk klaster tidak diketahui, dalam sehari terdapat tambahan 13 kasus baru di Kabupaten Blitar. Terhitung hingga 29 Oktober, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 789 kasus.
Perinciannya, 685 orang sembuh, 57 orang meninggal dunia, 32 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi.
Saat dilanjutkan swab test, hasilnya juga terkonfirmasi positif. Tiga orang positif baru COVID-19 yang masuk klaster tidak diketahui adalah warga Desa Maron, Kecamatan Srengat, Desa Pojok, Kecamatan Ponggok dan Desa Darungan, Kecamatan Kademangan. (Baca juga: Adik-Adik Remaja Jangan Tiru Ini Ya! Demi Subscribe dan Viewer Tinggi, 3 ABG Unggah Video Tawuran Pelajar)
Hingga saat ini Tim Satgas COVID-19 masih melakukan penelusuran. "Ada yang dirawat di rumah sakit dan yang lain menjalani isolasi mandiri," terangnya. (Baca juga: Cawali Kota Surabaya Machfud Arifin Siapkan Distrik Inovasi serta Stadion Esports)
Termasuk tujuh kasus yang masuk klaster tidak diketahui, dalam sehari terdapat tambahan 13 kasus baru di Kabupaten Blitar. Terhitung hingga 29 Oktober, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 789 kasus.
Perinciannya, 685 orang sembuh, 57 orang meninggal dunia, 32 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi.
(boy)
Lihat Juga :