MICES: Potensi Energi di Daerah Dapat Dikembangkan Selama Pandemi Covid-19
Kamis, 29 Oktober 2020 - 08:36 WIB
loading...
Para narasumber Medan International Conference Energy and Sustainability (MICES) dalam rangkaian acara memperingati 100 tahun ITB saat konfrensi pers secara virtual zoom meeting, Rabu (28/10/2020). Foto SINDOnews
A
A
A
MEDAN - Ikatan Alumni Institut Tekhnologi Bandung (IA-ITB) bersama pihak ITB melaksanakan Medan International Conference Energy and Sustainability (MICES) sebagai salah satu rangkaian acara dalam memperingati 100 tahun ITB sebagai perguruan tinggi teknik di Indonesia.
Konferensi Internasional ini terlaksana melalui kerjasama antara Ikatan Alumni ITB Sumatera Utara, ITB dan USU serta didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta melibatkan beberapa industri serta peneliti di berbagai aspek. (Baca: Potensi Energi Terbarukan di Indonesia Masih Tinggi )
Ketua Panitia Pelaksana MICES, Zaid P Nasution mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan gairah daerah mengembangkan potensi energi lokal. Baik, melalui BUMDes dan BUMD. "Kami juga berharap daerah semakin giat menggarap potensi lokal energi untuk kemandirian daerah," terangnya dalam konfrensi pers virtual zoom meeting, Rabu (28/10/2020).
Dia menuturkan saat ini di daerah banyak potensi sumber energi lokal yang belum dikembangkan. Untuk itulah kegiatan ini menjadi momentum bagi daerah dalam mengembangkan potensi-potensi tersebut. Konferensi Internasional bertema ‘Energy, Covid 19 and The Changing World’, dengan pertimbangan bahwa kondisi Pandemi Covid-19 ini membawa perubahan bagi berbagai sektor dalam kehidupan, termasuk sektor energi.
MICES ini melibatkan lima menteri sebagai keynote speaker, yakni, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem; Menteri Keuangan Sri Mulyani; Menteri ESDM Arifin Tasrif; dan Menteri BUMN Erick Thohir. Namun sayangnya, pada saat akhir ada perubahan schedule para menteri karena harus menghadiri rapat penting dengan Presiden sehingga digantikan dengan Dirjen Kementerian terkait atau melalui video tapping. (Baca: Emil Dardak Ingin Kembangkan Energi Panas Bumi Jadi EBT )
Konferensi Internasional ini terlaksana melalui kerjasama antara Ikatan Alumni ITB Sumatera Utara, ITB dan USU serta didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta melibatkan beberapa industri serta peneliti di berbagai aspek. (Baca: Potensi Energi Terbarukan di Indonesia Masih Tinggi )
Ketua Panitia Pelaksana MICES, Zaid P Nasution mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan gairah daerah mengembangkan potensi energi lokal. Baik, melalui BUMDes dan BUMD. "Kami juga berharap daerah semakin giat menggarap potensi lokal energi untuk kemandirian daerah," terangnya dalam konfrensi pers virtual zoom meeting, Rabu (28/10/2020).
Dia menuturkan saat ini di daerah banyak potensi sumber energi lokal yang belum dikembangkan. Untuk itulah kegiatan ini menjadi momentum bagi daerah dalam mengembangkan potensi-potensi tersebut. Konferensi Internasional bertema ‘Energy, Covid 19 and The Changing World’, dengan pertimbangan bahwa kondisi Pandemi Covid-19 ini membawa perubahan bagi berbagai sektor dalam kehidupan, termasuk sektor energi.
MICES ini melibatkan lima menteri sebagai keynote speaker, yakni, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem; Menteri Keuangan Sri Mulyani; Menteri ESDM Arifin Tasrif; dan Menteri BUMN Erick Thohir. Namun sayangnya, pada saat akhir ada perubahan schedule para menteri karena harus menghadiri rapat penting dengan Presiden sehingga digantikan dengan Dirjen Kementerian terkait atau melalui video tapping. (Baca: Emil Dardak Ingin Kembangkan Energi Panas Bumi Jadi EBT )
Lihat Juga :