Gombloh, Ada Warisan Kemanusiaan dan Nasionalisme dalam Lirik Lagumu
Rabu, 28 Oktober 2020 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, kecintaan Gombloh pada lingkungan juga tinggi. Berbagai pesan untuk melestarikan dan menjaga lingkungan dan adat setempat sangat dominan dalam beberapa lagunya.
“Saya saja lahir itu 1986, sedangkan Gombloh meninggal 1988. Tapi lagu-lagunya masih sempat saya dengar dan membuat saya banyak terinspirasi,” kata Dimas.
Dimas bersama rekan-rekan musisi membentuk band Sekaring Jagad. Grup musik yang khusus membawakan lagu-lagu Gombloh. Bermula dari kesukaannya terhadap lagu-lagu Gombloh, Dimas pun mulai menyusun biografi Gombloh yang dirintisnya sejak 2011 silam.
BACA JUGA: Kebyar-Kebyar antara Gombloh dan Arkarna
“Saya mulai serius riset tentang Gombloh sejak 2011. Saat itu, saya tulis dalam blog. Kemudian saya kompilasi, saya susun kronologi waktunya (kehidupan Gombloh) dan kemudian diterbitkan jadi buku,” ujarnya.
Riset tentang Gombloh menjadi pengalaman paling berkesan menurut Dimas. Pasalnya, ia bisa bersinggungan dengan orang-orang yang pernah hidup sezaman dengan Gombloh.
Dimas menceritakan, Gombloh bukan sekadar musisi yang lihai membuat musik dan lirik lagu. Namun, Gombloh yang bernama asli Soedjarwoto ini ternyata juga dikenal sebagai sosok yang doyan berjuang untuk kemanusiaan.
“Saya saja lahir itu 1986, sedangkan Gombloh meninggal 1988. Tapi lagu-lagunya masih sempat saya dengar dan membuat saya banyak terinspirasi,” kata Dimas.
Dimas bersama rekan-rekan musisi membentuk band Sekaring Jagad. Grup musik yang khusus membawakan lagu-lagu Gombloh. Bermula dari kesukaannya terhadap lagu-lagu Gombloh, Dimas pun mulai menyusun biografi Gombloh yang dirintisnya sejak 2011 silam.
BACA JUGA: Kebyar-Kebyar antara Gombloh dan Arkarna
“Saya mulai serius riset tentang Gombloh sejak 2011. Saat itu, saya tulis dalam blog. Kemudian saya kompilasi, saya susun kronologi waktunya (kehidupan Gombloh) dan kemudian diterbitkan jadi buku,” ujarnya.
Riset tentang Gombloh menjadi pengalaman paling berkesan menurut Dimas. Pasalnya, ia bisa bersinggungan dengan orang-orang yang pernah hidup sezaman dengan Gombloh.
Dimas menceritakan, Gombloh bukan sekadar musisi yang lihai membuat musik dan lirik lagu. Namun, Gombloh yang bernama asli Soedjarwoto ini ternyata juga dikenal sebagai sosok yang doyan berjuang untuk kemanusiaan.
Lihat Juga :