Pemuda Muhammadiyah Desak Investigasi Kasus ABK di Kapal China

Jum'at, 08 Mei 2020 - 09:18 WIB
loading...
A A A
Dia menjelaskan, pada umumnya, ABK yang memanfaatkan jasa makelar akan dieksploitasi secara finansial. Selanjutnya, ketika di laut, para ABK diperlakukan dengan cara yang sangat buruk dan eksploitatif.

Dia mengungkapkan, para ABK asal Indonesia dipaksa untuk bekerja berat hingga 20 jam sehari tanpa diberikan nutrisi dan waktu istirahat yang cukup. "Tindakan biadab seperti itu harus kita kutuk dan meminta pemerintah segera melakukan langkah-langkah investigatif untuk memastikan keberadaan mayat dan memberikan perlindungan terhadap ABK yang masih hidup," kata dia.

Di samping itu, dia meminta pemerintah juga harus memikirkan peraturan perundang-undangan dengan meratifikasi Konvensi Organisasi Perburuhan Internasional atau International Labour Organization (ILO) Nomor 188 Tahun 2007 agar dapat memberikan perlindungan maksimal terhadap buruh migran Indonesia.

"Hal penting juga adalah peningkatan kerja sama dengan pemerintah asing dalam upaya memberantas TPPO dan penuntutan pertanggung jawaban dari pelaku-pelaku TPPO baik di dalam maupun di luar negeri," pungkas dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Kepri Lengkapi...
Polda Kepri Lengkapi Berkas TPPO 2 ABK Kapal China
2 Pria Ini Selundupkan...
2 Pria Ini Selundupkan 3 Jenazah WNI dari Kapal Ikan China
Jenazah ABK Meninggal...
Jenazah ABK Meninggal di Freezer Kapal Dimakamkan, Sang Ibu Pingsan
Jemput Jenazah, Paman...
Jemput Jenazah, Paman ABK Korban Meninggal di Kapal Ikan China Datang Ke Batam
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Mandor Kapal China Pembunuh ABK dalam Frezer
Jenazah WNI Dalam Frezer...
Jenazah WNI Dalam Frezer di Kapal China Ternyata Tewas Dianiaya
Serikat Buruh Demo Kedubes...
Serikat Buruh Demo Kedubes China, Desak Buka Hasil Investigasi Kasus ABK Indonesia
Ratusan ABK WNI Dipulangkan...
Ratusan ABK WNI Dipulangkan dari China
LPSK Dorong Polisi Selidiki...
LPSK Dorong Polisi Selidiki TPPO terhadap 155 WNI Awak Kapal China
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved