Keren Ini, 150 Petani Milennial di Bangka Tengah Dikumpulkan dan Dibentuk Komunitas

loading...
Keren Ini, 150 Petani Milennial di Bangka Tengah Dikumpulkan dan Dibentuk Komunitas
Sebanyak 150 petani dengan usia muda atau milennial dikumpulkan dan dibentuk komunitas oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. (Foto/Inews TV/Rachmat Kurniawan)
BANGKA TENGAH - Sebanyak 150 petani dengan usia muda ataumilennial dikumpulkan dan dibentuk komunitas oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Hal ini sebagai cara mewujudkan sektor pertanian menjadi salah sektor andalan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Bangka Tengah pasca-tambang rakyat merosot.

Sebelumnya Bupati Kabupaten Bateng, Almarhum Ibnu Salehsebelum wafat telah membentuk Sekolah Lapang bagi petani baru di daerahnya. Diri juga menginginkan untuk dibentuk petani muda usia milennial dalam peningkatan ekonomi sektor pertanian.
BACA JUGA: Petani Muda Kreatif, Kembangkan Buah Melon Premium di Masa Pandemi

“Saat ini kami sudah menjaring petani milennial untuk kami berikan pembinaan dan pelatihan, dimana setiap kecamatan kita jaring sebanyak 25 orang petani milenial untuk di bina. Kegiatan ini pun sudah kita mulai dan kegiatan ini juga di dukung oleh Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian yang siap membantu 2 kelompok tani milenial dalam permodalan,” ujar Kepala Dinas Pertanian Bateng, Sajidin, Minggu (25/10/2020).

Dalam pelatihan dan pembinaan petani milenial di daerahnya lebih banyak pendidikan praktik dari pada pemberian teori.
BACA JUGA:Jambore Petani Muda Ajak Milenial Manfaatkan Potensi Pertanian di Era Teknologi



“Praktik nanti bisa memakan waktu selama 4 bulan. Seperti misalnya bagaimana cara mengembangkan pertanian bawang merah, maka kami kan berikan latihan peraktik penanaman bawang. Mulai dari penyiapan bibit, penanaman, penanaman hingga pemanenan,” ujarnya.
(vit)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top