Sejumlah Relawan Kotak Kosong di Raja Ampat Dianiaya Sekelompok Warga
Minggu, 25 Oktober 2020 - 16:04 WIB
loading...
A
A
A
"Selain itu menurut Charles, warga Kampung Atkari yang juga anggota PPS di Kampung Atkari atas nama Muktar Lampelo yang rumahnya berada di depan tempat kejadian juga di serang dengan menggunakan parang, dimana yang bersangkutan nyaris ditikam dengan menggunakan parang yang merobek seng penutup jendela rumanhya," katanya.
Setelah melakukan serangan tersebut, menurut Charles, para pelaku melarikan diri menggunakan 2 (Dua) buah, Speed Boat. "Menurut penduduk setempat, pelaku penyerangan bukan merupakan penduduk kampung Atkari, melainkan penduduk dari luar kampung Atkari Distrik Misool Utara," kata Charles Imbir. (Baca: Maling Motor Berbadan Kurus Ini Menangis Dihajar Warga Probolinggo).
Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Kampung Atkari Abraham Falle yang mesesalkan kejadian ini. Sebelumnya juga terjadi penyerangan kepada tiga anggota tim sosialisasi kotak kosong di Kampung Wejim Distrik Kepulauan Sembilan.
"Anggota tim sosialisasi kotak kosong yang diserang atas nama Abraham Umpain, Salimudin Salim dan Muhamad Umar Saifudin, ketika acara sosialisasi sedang berlangsung," katanya.
Kapolsek Misool Iptu Max Pigai yang dikonfirmasi terkait insiden tersebut, membenarkan bahwa telah terjadi dugaan penganiayaan.
Namun atas peristiwa tersebut, menurut Pigai, Pihak Polsek Misool telah mengarahkan para korban untuk melaporkan hal tersebut ke Polres Raja Ampat. (Baca: Oknum Polisi dan 2 Warga Jambi Digerebek saat Pesta Sabu).
"Ya memang benar yah ada informasi tersebut, kejadian tadi malam ya, tapi karena keterbatasan personel di Polsek Misool, kami telah mengarahkan korban penganiyaan untuk melaporkan nya ke Polres Raja Ampat," ujar Max Oigai.
Setelah melakukan serangan tersebut, menurut Charles, para pelaku melarikan diri menggunakan 2 (Dua) buah, Speed Boat. "Menurut penduduk setempat, pelaku penyerangan bukan merupakan penduduk kampung Atkari, melainkan penduduk dari luar kampung Atkari Distrik Misool Utara," kata Charles Imbir. (Baca: Maling Motor Berbadan Kurus Ini Menangis Dihajar Warga Probolinggo).
Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Kampung Atkari Abraham Falle yang mesesalkan kejadian ini. Sebelumnya juga terjadi penyerangan kepada tiga anggota tim sosialisasi kotak kosong di Kampung Wejim Distrik Kepulauan Sembilan.
"Anggota tim sosialisasi kotak kosong yang diserang atas nama Abraham Umpain, Salimudin Salim dan Muhamad Umar Saifudin, ketika acara sosialisasi sedang berlangsung," katanya.
Kapolsek Misool Iptu Max Pigai yang dikonfirmasi terkait insiden tersebut, membenarkan bahwa telah terjadi dugaan penganiayaan.
Namun atas peristiwa tersebut, menurut Pigai, Pihak Polsek Misool telah mengarahkan para korban untuk melaporkan hal tersebut ke Polres Raja Ampat. (Baca: Oknum Polisi dan 2 Warga Jambi Digerebek saat Pesta Sabu).
"Ya memang benar yah ada informasi tersebut, kejadian tadi malam ya, tapi karena keterbatasan personel di Polsek Misool, kami telah mengarahkan korban penganiyaan untuk melaporkan nya ke Polres Raja Ampat," ujar Max Oigai.
(nag)
Lihat Juga :