Anggota DPR Pertanyakan Keseriusan Pemkab Majalengka Tangani Corona
Kamis, 07 Mei 2020 - 23:35 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Inisiator Relawan Jabar Baik Majalengka Arif Yudi menilai, koordinasi dalam penanganan COVID-19 belum terasmpaikan secara benar. Hal itu mislanya terlihat dari masih belum seragamnya penanganan terhadap pemudik, khususnya mereka yang berasal dari zona merah.
"Secara preventif memotong penyebaran COVID-19 dengan PSBB. Namun kami melihat di lapangan, penanganan Covid ini tidak memiliki standard baku yang sama," kata Arif.
Ketika ada salah satu warga yang dinilai tidak melakukan protokol, jelas dia, masyarakat tidak bisa memberikan tindakan lanjut, lantaran tidak punya kewenangan. "Harus mereka (Tim Gugus Cepat) yang melakukan," ujar dia.
Arif mencontohkan, di lapangan masih ada pemudik yang langsung berbaur dengan masyarakat, tanpa isolasi. Begitu juga terkait penggunaan masker, di lapangan tidak sedikit yang nasih abai. "Kami gelisah. Siapa sih di pemerintah atau tim (Gugus Cepat) itu yang bisa menunjukkan telah bekerja," pungkas Arif.
"Secara preventif memotong penyebaran COVID-19 dengan PSBB. Namun kami melihat di lapangan, penanganan Covid ini tidak memiliki standard baku yang sama," kata Arif.
Ketika ada salah satu warga yang dinilai tidak melakukan protokol, jelas dia, masyarakat tidak bisa memberikan tindakan lanjut, lantaran tidak punya kewenangan. "Harus mereka (Tim Gugus Cepat) yang melakukan," ujar dia.
Arif mencontohkan, di lapangan masih ada pemudik yang langsung berbaur dengan masyarakat, tanpa isolasi. Begitu juga terkait penggunaan masker, di lapangan tidak sedikit yang nasih abai. "Kami gelisah. Siapa sih di pemerintah atau tim (Gugus Cepat) itu yang bisa menunjukkan telah bekerja," pungkas Arif.
(awd)
Lihat Juga :