Bekasi Petakan 20 Kategori Penerima Vaksin COVID-19
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Rinciannya 2.758 orang tenaga kesehatan klinik, 2.205 tenaga kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), serta 500 orang dari tenaga kesehatan lainnya atau swasta murni. Sedang, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi juga mendapat alokasi vaksin dengan jumlah penerima 4.000 orang. (Baca: DKI Beri Sinyal Akan Izinkan Resepsi Pernikahan Digelar di Rumah)
Sebanyak 1.610 orang yang bekerja di kantor kecamatan juga mendapat bantuan vaksin serupa. Sejumlah instansi vertikal juga mendapat alokasi vaksin di antaranya 153 orang tenaga Palang Merah Indonesia (PMI), 600 prajurit Komando Distrik Militer (Kodim) 0509, 1.603 anggota Kepolisian Resor Bekasi, serta 27 pegawai pengadilan agama.
Kemudian 80 pegawai Kejaksaan, 50 pegawai Pengadilan Negeri, 50 orang di DPRD, 834 pegawai Kementerian Agama, 150 orang di instansi BPJS, serta 100 orang pegawai PDAM Tirta Bhagasasi.”Kita masih menunggu arahan selanjutnya dari pusat terkait pelaksanaan pemberian vaksin ini. Tapi persiapan kita (Bekasi) sudah sangat matang,” ungkapnya.
Sementara untuk vaksinasi secara massal, Pemerintah Kabupaten Bekasi sedang menyiapkan 44 Puskesmas serta sarana kesehatan lainnya seperti klinik dan rumah sakit. Meski akan vaksinisasi massal, Alam meminta masyarakat tetap mengedepankan protokol Kesehatan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker).
Sementara di Kota Bekasi, pemerintah setempat akan melakukan vaksinisasi masal terhadap warganya mulai awal Januari mendatang. Hingga saat ini, Kota Bekasi masih melakukan tahapan pendataan terhadap warganya yang akan mendapatkan vaksin ini. Wilayah mitra DKI Jakarta ini mendapatkan kuota vaksin sebanyak 480 ribu.
Sebanyak 1.610 orang yang bekerja di kantor kecamatan juga mendapat bantuan vaksin serupa. Sejumlah instansi vertikal juga mendapat alokasi vaksin di antaranya 153 orang tenaga Palang Merah Indonesia (PMI), 600 prajurit Komando Distrik Militer (Kodim) 0509, 1.603 anggota Kepolisian Resor Bekasi, serta 27 pegawai pengadilan agama.
Kemudian 80 pegawai Kejaksaan, 50 pegawai Pengadilan Negeri, 50 orang di DPRD, 834 pegawai Kementerian Agama, 150 orang di instansi BPJS, serta 100 orang pegawai PDAM Tirta Bhagasasi.”Kita masih menunggu arahan selanjutnya dari pusat terkait pelaksanaan pemberian vaksin ini. Tapi persiapan kita (Bekasi) sudah sangat matang,” ungkapnya.
Sementara untuk vaksinasi secara massal, Pemerintah Kabupaten Bekasi sedang menyiapkan 44 Puskesmas serta sarana kesehatan lainnya seperti klinik dan rumah sakit. Meski akan vaksinisasi massal, Alam meminta masyarakat tetap mengedepankan protokol Kesehatan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker).
Sementara di Kota Bekasi, pemerintah setempat akan melakukan vaksinisasi masal terhadap warganya mulai awal Januari mendatang. Hingga saat ini, Kota Bekasi masih melakukan tahapan pendataan terhadap warganya yang akan mendapatkan vaksin ini. Wilayah mitra DKI Jakarta ini mendapatkan kuota vaksin sebanyak 480 ribu.
Lihat Juga :