Bangunan Dibongkar, Sejarah Stadion Mattoanging Tetap Terjaga

Kamis, 22 Oktober 2020 - 09:55 WIB
loading...
Bangunan Dibongkar,...
Bucket salah satu ekskavator yang akan digunakan membongkar bangunan Stadion Mattoanging, Rabu (21/10/2020). Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A A A
MAKASSAR - Stadion Mattoanging Makassar akan 'disulap' menjadi kawasan sport center yang megah. Kendati bangunan lama dibongkar, aspek historis tetap akan terjaga.

Pembongkaran stadion telah dimulai kemarin, Rabu (21/10/2020). Gubernur Sulsel , Nurdin Abdullah menyebut, agenda ini menandai akan dimulainya rencana pembangunan stadion menjadi bertaraf internasional.

“Hari ini (kemarin) juga akan dimulai pembongkaran stadion ini. Mudah-mudahan stadion ini bisa cepat selesai, sehingga ini akan menjadi kebanggaan kita semua,” kata Nurdin dalam sambutannya.

Baca juga: Pembangunan Stadion Mattoanging Ditarget Selesai 18 Bulan

Ketua Dewan Pembina YOSS, Andi Ilhamsyah Mattalatta yang ikut menyaksikan proses pembongkaran mendukung penuh rencana pemprov Sulsel . Kata dia, sudah saatnya stadion kebanggaan Sulsel itu disulap dengan wajah baru menyesuaikan zaman.

Sulsel harus memiliki fasilitas olahraga yang layak. Untuk mendorong pembinaan generasi muda menjadi atlet yang lebih baik. Menurut dia, Sulsel memiliki atlet yang berkompeten, hanya saja belum didukung dengan sarana dan prasarana olahraga yang berstandar.

“Memang perkembangan zaman menghendaki kita harus melakukan perubahan-perubahan. Kan tidak usah mempertahankan yang sudah sekian lama ini, yang memamg sudah tidak memenuhi standar zaman sekarang,” beber Ilhamsyah.

Lebih lanjut, dengan adanya pembongkaran bangunan di kawasan stadion, otomatis aktivitas keolahragaan dihentikan sementara. Saat ini pihaknya masih sementara berusaha mengosongkan barang-barang yang masih ada dalam sarana olahraga stadion.

“Jelas tidak mungkin (ada aktivitas penggunaan sarana olahraga). Karena inikan sudah mulai dibongkar. Tidak tahu dari bagian mana mereka mulai (bongkar), tapi yang jelas barang-barang dulu dikeluarkan," sambung dia.

Meski Stadion Mattoanging dibongkar dan bakal menjadi sarana olahraga modern, Ilhamsyah berharap stadion ini bisa tetap dikenang masyarakat. Dia pun mendorong, agar dibangun museum yang menyimpan dokumentasi yang menjadi bukti otentik wajah lama stadion.

Bagaimanapun kata dia, stadion ini merupakan bangunan bersejarah. Diketahui, Stadion Mattoanging dibangun sejak tahun 1955. Bahkan pernah menjadi saksi sejarah lokasi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-IV pada tahun 1957. “Mungkin nanti di dalam (museum) ada fotonya Ramang (legenda sepak bola PSM). Lalu ada ditampilkan narasi tentang siapa itu Ramang," ucap Ilhamsyah mencontohkan.

Baca juga: Gubernur Serahkan Bantuan Ambulans Laut dan Kapal RoRo Senilai Rp34,1 Miliar

Kehadiran museum itu nantinya tidak hanya untuk menjaga ingatan warga Sulsel akan sejarah stadion. Namun, diharapkan bisa menjadi pemacu motivasi para generasi muda dan atlet Sulsel untuk semakin bergairah dalam menggeluti bidang keolahragaan dan menyumbang prestasi bagi Sulsel.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel , Andi Arwin Azis menambahkan, pembangunan museum di kawasan Stadion Mattoanging memang direncanakan. Sebagaimana harapan dari Gubernur Sulsel agar ada tempat khusus penanda sejarah akan stadion tersebut.

“Memang berdasarkan arahan gubernur agar bisa mewujudkan museum di situ. Jadi misalnya ada barang-barang lama di stadion bisa juga disimpan di museum untuk menjadi penanda sejarah bahwa dulunya stadion begini," ungkap Arwin kepada SINDOnews.

Arwin menuturkan, ada bagian eksterior bangunan yang bisa tetap dipertahankan, utamanya fasad bangunan. Untuk menjaga kekhasan nilai estetika dan karakter bangunan gaya arstiketur jengki.

“Fasad bangunan, yang di bagian depan stadion itu paling tidak bisa mewakili model arsitektur jengki, istilahnya. Sebenarnya ini juga menjadi bagian rekomendasi dari Balai Pelestarian Cagar Budaya agar fasad bangunan dipertahankan bentuknya," ungkapnya.

Sementara, perwakilan PT Karya selaku kontraktor pembongkaran Stadion Mattoanging, Syarifuddin mengaku, pembongkaran bangunan baru bisa dimaksimalkan dalam dua hari ke depan. Dengan mempertimbangkan aspek keselamatan pekerjaan.

Makanya pihaknya masih akan melakukan persiapan, mulai dari alat berat hingga pekerja. Rencananya, pihaknya akan menurunkan tiga alat berat di lokasi stadion dengan total pekerja mencapai 50 orang. Pembongkaran bangunan akan dimulai dari atap tiap bangunan. Kemudian komponen lain yang menjadi pondasi bangunan.

Baca juga: Pemerintah Butuh Rp20 M Rampungkan Masjid 99 Kubah

“Satu dua hari ke depan (akan dipersiapkan) setelah diresmikan Pak Gub untuk pembongkaran. Karena banyak hal-hal yang perlu dibenahi. Pertama termasuk harus ritual dulu. Setiap pembongkaran gedung lama pasti ritual,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, pembongkaran bangunan di kawasan Stadion Mattoanging Makassar dilakukan setelah melalui lelang dengan nilai penawaran tertinggi Rp1,313 miliar, yang dimenangkan pengusaha asal Semarang.

Bangunan di kawasan seluas 13.476 meter persegi tersebut pun direkomendasikan dibongkar total setelah melalui proses audit forensik oleh tim Universitas Hasanuddin . Hasil pemeriksaan konstruksi menyatakan, struktur bangunan struktur bangunan atau ketahanan beton Stadion Mattoanging tidak mampu lagi menopang untuk pembangunan baru. (Ashari Prawira Negara/Syachrul Arsyad)
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Sulsel: Pengalaman...
Pemprov Sulsel: Pengalaman Luas di Birokrasi Jadi Modal Berharga Abdul Hayat Gani Nakhodai DPW Perindo
MDA-Polda Sulsel Kerja...
MDA-Polda Sulsel Kerja Sama Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum
Sulsel - Papua Barat...
Sulsel - Papua Barat Daya Sepakati Kerja Sama Pembangunan, Industri, dan Perdagangan
Ikut Mudik Gratis, Ratusan...
Ikut Mudik Gratis, Ratusan Warga Sulsel Dapat Paket Sembako
Waspada! Nama Pj Gubernur...
Waspada! Nama Pj Gubernur Sulsel Dicatut Bantuan Hibah Masjid
Jelang Pemilu 2024,...
Jelang Pemilu 2024, Dzikir dan Doa Kebangsaan Digelar di Sulsel
Enam Tahun Beroperasi,...
Enam Tahun Beroperasi, Hotel Bintang Tiga Aset Pemprov Sulsel Kini Dikelola Swasta
Apdesi Dukung Program...
Apdesi Dukung Program Budidaya Pisang Pemprov Sulsel
Usai Temui Pimpinan...
Usai Temui Pimpinan Aliran Bak Kesucian, MUI Sulsel Siap Lakukan Pembinaan
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Ajaib!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved