Warga Korban Semburan Oro-Oro Kesongo Terima Bantuan Kerbau
Kamis, 22 Oktober 2020 - 06:54 WIB
loading...
Warga Korban Semburan Oro-Oro Kesongo Terima Bantuan Kerbau. Foto/Ist
A
A
A
BLORA - Bupati Blora, Djoko Nugroho , memberikan bantuan 17 ekor kerbau kepada warga Dukuh Pakuwon Lor, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Blora, Jawa Tengah.
Sebelumnya, sejumlah kerbau menjadi korban semburan lumpur bercampur gas di kawah Oro-Oro Kesongo.
"Sing sabar, iki mono cobaan, ambil hikmahe (sabar, semua ini cobaan, diambil hikmahnya). Ini juga merupakan pengingat pada kita untuk selalu berserah kepada Tuhan, ini ada bantuan kerbau tolong di manfaatkan sebaik mungkin. Semangat," ucap Djoko Nugroho, Rabu (21/10/2020).
Dalam kesempatan ini, orang nomor satu di Kabupaten Blora tersebut juga membagikan masker kepada warga. Dia menyampaikan bahwa saat ini semua menghadapi pandemi COVID-19, sehingga masyarakat perlu menerapkan protokol kesehatan.
"Kita harus tetap jaga kesehatan dengan baik. Iki mau tak tonton ono sing gak nganggo masker (ini tadi saya lihat ada yang tidak pakai masker) jadi tak kasih masker, tolong ditaati protokol kesehatan ya. Sekarang bukan hanya sektor kesehatan yang terganggu, semua sektor terganggu, mari kita bangkit yang penting harus tetap patuhi protokol kesehatan yang ada," jelasnya.
Sebelumnya, sejumlah kerbau menjadi korban semburan lumpur bercampur gas di kawah Oro-Oro Kesongo.
"Sing sabar, iki mono cobaan, ambil hikmahe (sabar, semua ini cobaan, diambil hikmahnya). Ini juga merupakan pengingat pada kita untuk selalu berserah kepada Tuhan, ini ada bantuan kerbau tolong di manfaatkan sebaik mungkin. Semangat," ucap Djoko Nugroho, Rabu (21/10/2020).
Dalam kesempatan ini, orang nomor satu di Kabupaten Blora tersebut juga membagikan masker kepada warga. Dia menyampaikan bahwa saat ini semua menghadapi pandemi COVID-19, sehingga masyarakat perlu menerapkan protokol kesehatan.
"Kita harus tetap jaga kesehatan dengan baik. Iki mau tak tonton ono sing gak nganggo masker (ini tadi saya lihat ada yang tidak pakai masker) jadi tak kasih masker, tolong ditaati protokol kesehatan ya. Sekarang bukan hanya sektor kesehatan yang terganggu, semua sektor terganggu, mari kita bangkit yang penting harus tetap patuhi protokol kesehatan yang ada," jelasnya.
Lihat Juga :