Korban Tewas di Mobil Terbakar Ternyata Istri Seorang Dokter
Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:35 WIB
loading...
Suasana rumah duka di Gambuhan, RT 04 RW 02, Baluwarti, Pasar Kliwon, Solo, nampak sepi, Rabu (21/10/2020) malam. Jenazah Yulia sempat disemayamkan di rumah itu sebelum dibawa ke Tiongting Solo. Foto: SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo
A
A
A
SUKOHARJO - Korban tewas di dalam mobil Daihatsu Xenia yag terbakar di Dukuh Cendana Baru, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, kabupaten Sukoharjo ternyata adalah istri seorang dokter.
Korban diketahui bernama Yulia, 42, yang beralamatkan di Kampung Gambuhan, RT 04 RW 02, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo . Namun dalam keseharian tinggal di Kecamatan Selogiri, Wonogiri.
Setelah diotopsi di RSUD Dr Moewardi Solo, jenazah Yulia dibawa ke Kampung Gambuhan, Kelurahan Baluwarti. Jenazah tiba sekitar pukul 11.00 WIB dan disalatkan di Masjid Gambuhan. (Baca juga : Perempuan di dalam Mobil Terbakar Ada Luka, Korban Pembunuhan? )
“Sempat disemayamkan sekitar dua jam lalu dibawa ke Tiongting Solo,” kata salah satu warga Kampung Gambuhan yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu (21/10/2020) malam. Saat SINDOnews menyambangi rumah duka yang terletak di dalam Benteng Keraton Kasunanan Surakarta, suasana terlihat sepi.
Seluruh penghuni rumah, kata warga tersebut, tengah berada di Tiongting. Yulia merupakan istri dari dokter Achmad Yani. Achmad Yani dulunya berasal dari Kampung Gambuhan karena orangtuanya tinggal di situ. Achmad Yani juga memiliki seorang adik yang juga berprofesi sebagai dokter.
“Sehingga rumah di sini (Kampung Gambuhan) merupakan rumah keluarga besar,” ujar warga tersebut. Meski telah tinggal di Wonogiri, namun Achmad Yani dan istrinya Yulia tetap beralamatkan di Kampung Gambuhan.
Korban diketahui bernama Yulia, 42, yang beralamatkan di Kampung Gambuhan, RT 04 RW 02, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo . Namun dalam keseharian tinggal di Kecamatan Selogiri, Wonogiri.
Setelah diotopsi di RSUD Dr Moewardi Solo, jenazah Yulia dibawa ke Kampung Gambuhan, Kelurahan Baluwarti. Jenazah tiba sekitar pukul 11.00 WIB dan disalatkan di Masjid Gambuhan. (Baca juga : Perempuan di dalam Mobil Terbakar Ada Luka, Korban Pembunuhan? )
“Sempat disemayamkan sekitar dua jam lalu dibawa ke Tiongting Solo,” kata salah satu warga Kampung Gambuhan yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu (21/10/2020) malam. Saat SINDOnews menyambangi rumah duka yang terletak di dalam Benteng Keraton Kasunanan Surakarta, suasana terlihat sepi.
Seluruh penghuni rumah, kata warga tersebut, tengah berada di Tiongting. Yulia merupakan istri dari dokter Achmad Yani. Achmad Yani dulunya berasal dari Kampung Gambuhan karena orangtuanya tinggal di situ. Achmad Yani juga memiliki seorang adik yang juga berprofesi sebagai dokter.
“Sehingga rumah di sini (Kampung Gambuhan) merupakan rumah keluarga besar,” ujar warga tersebut. Meski telah tinggal di Wonogiri, namun Achmad Yani dan istrinya Yulia tetap beralamatkan di Kampung Gambuhan.
Lihat Juga :