Warga Berdesakan dan Terinjak, Pencairan Bantuan Presiden di Tasikmalaya Ricuh

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:40 WIB
loading...
A A A
Warga mengeluhkan sistem pengambilan nomor antrean yang diterapkan pihak bank , tidak jelas. Pasalnya, warga yang sudah datang sejak pukul 01.00 WIB dini hari hingga pukul 07.00 WIB, pagi belum mendapat nomor antrean.

Rizal Muslim, warga penerima BPUM, mengatakan, dirinya datang ke kantor bank tersebut sejak subuh, namun hingga pukul 06.00 WIB tak kunjung mendapatkan nomor urut.

"Pukul 06.00 WIB, nomor antrean akhirnya dibagikan. Kami kecewa kecewa dengan sistem pembagian nomor urut yang diterapkan di bank ini. Di masa pandemi seperti ini, seharusnya ada solusi agar tak terjadi penumpukan orang. Lebih baik dikasih nomor antrean dari awal agar jika sudah terpenuhi kuota tak perlu ada penumpukan massa seperti ini," kata Rizal.

Warga Berdesakan dan Terinjak, Pencairan Bantuan Presiden di Tasikmalaya Ricuh


Hal senada dikeluhkan penerima BPUM lainnya, Erna Damatias, warga Kawalu. Erna mengatakan, dirinya tiba di kantor bank tersebut pukul 04.00 WIB. Namun setelah beberapa jam menunggu, dirinya tidak mendapatkan nomor antrean. "Informasinya karena banyak orang yang tak mau diatur," ujar Erna.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belasan UMKM di Tangerang...
Belasan UMKM di Tangerang Dapat Bantuan Modal Usaha
BLT Kesra Rp900 Ribu...
BLT Kesra Rp900 Ribu Bukan Sekadar Angka Tapi Penopang Hidup Harian
Banyak Wilayah Sulit...
Banyak Wilayah Sulit Dijangkau, BLT Kesra di Palembang Diantar hingga Rumah
BLT Kesra di Bandar...
BLT Kesra di Bandar Lampung, dari Kantorpos hingga Diantar ke Rumah
GP Ansor Berikan Warung...
GP Ansor Berikan Warung BUMA ke Rida, Anggota Banser Korban Penganiayaan
Polres Tasikmalaya Gelar...
Polres Tasikmalaya Gelar Istigasah dan Doa Bersama untuk Kesejukan Bangsa
Tinjau Penyaluran BLTS...
Tinjau Penyaluran BLTS Kesra Hari Terakhir, Mensos: Kami Ingin Pastikan Tuntas
Pemerintahan Prabowo...
Pemerintahan Prabowo Banyak Capaian, Seskab Teddy: BLT untuk 35,4 Juta Masyarakat
Bansos Rp30 Triliun...
Bansos Rp30 Triliun Cair Besok Tepat 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Rekomendasi
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved