Baswaslu Kota Semarang Bentuk Pokja Pencegahan COVID-19, untuk Apa?
Rabu, 21 Oktober 2020 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk itu saya meminta kepada seluruh masyarakat terutama Pokja Pencegahan COVID-19 dalam Pilwalkot 2020 untuk tidak lengah. Meskipun data saat ini sudah cenderung menurun, namun bisa dimungkinkan adanya OTG yang tidak terdata dan masih beraktifitas seperti biasa," ujarnya.
Tavip mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi protokol kesehatan serta menjaga daya tahan tubuh dengan senantiasa menjalankan pola hidup sehat, asupan gizi yang baik, rutin berolahraga, menghindari stres, serta istirahat yang cukup. Sebab langkah itu merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah penularan COVID-19 .
(Baca juga: Jatim Bebas Zona Merah COVID-19, Khofifah: Berkat Kerja Bersama )
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Semarang Muhammad Amin mengatakan, pada prinsipnya Pokja ini mempunyai tugas yang sama dengan tim Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kota Semarang . Hanya lebih spesifik karena melibatkan semua unsur OPD dan TAPD. "Muaranya pada pencegahan COVID-19 . Saya berharap di Kota Semarang tidak terjadi kluster Pilkada," ucapnya.
Tavip mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi protokol kesehatan serta menjaga daya tahan tubuh dengan senantiasa menjalankan pola hidup sehat, asupan gizi yang baik, rutin berolahraga, menghindari stres, serta istirahat yang cukup. Sebab langkah itu merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah penularan COVID-19 .
(Baca juga: Jatim Bebas Zona Merah COVID-19, Khofifah: Berkat Kerja Bersama )
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Semarang Muhammad Amin mengatakan, pada prinsipnya Pokja ini mempunyai tugas yang sama dengan tim Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kota Semarang . Hanya lebih spesifik karena melibatkan semua unsur OPD dan TAPD. "Muaranya pada pencegahan COVID-19 . Saya berharap di Kota Semarang tidak terjadi kluster Pilkada," ucapnya.
(eyt)
Lihat Juga :