Baswaslu Kota Semarang Bentuk Pokja Pencegahan COVID-19, untuk Apa?

Rabu, 21 Oktober 2020 - 08:30 WIB
loading...
Baswaslu Kota Semarang...
Pjs Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto saat membuka rakor pembentukan Pokja pencegahan COVID-19 di Balai Kota Semarang. Foto/Ist.
A A A
SALATIGA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang , membentuk kelompok kerja (Pokja) pencegahan COVID-19 . Ini dilakukan untuk mencegah munculnya klaster Pilkada dalam proses penyelenggaraan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Semarang .

(Baca juga: Selalu Ganggu Keamanan, Bukti KKSB Tak Dukung Kesejahteraan Papua )

Pembentukan Pokja tersebut menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bawaslu tentang Petunjuk Pelaksanaan Penanganan Pelanggaran Terhadap Protokol Kesehatan COVID-19 dalam setiap tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kota tahun 2020. Langkah Bawaslu itu, mendapat dukungan dan apresiasi dari Pemkot Semarang .

Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Semarang , Tavip Supriyanto menyatakan, pembentukan Pokja pencegahan COVID-19 di Pilkada merupakan bentuk upaya menciptakan rasa aman kepada masyarakat saat menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Desember 2020 nanti.

"Harapannya dengan adanya Pokja ini, maka masyarakat merasa aman dan nyaman saat melaksanakan pencoblosan di TPS," ujar Tavip dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (21/10/2020).

(Baca juga: Lemprid Anugerahi Didi Kempot Sebagai Maestro Pop Jawa dan Campursari )

Di samping itu, pembentukan Pokja juga untuk memaksimalkan koordinasi dan komunikasi dengan instansi lainnya guna mencegah penyebaran COVID-19 serta penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan saat pelaksanaan tahapan Pilkada.

"Untuk itu saya meminta kepada seluruh masyarakat terutama Pokja Pencegahan COVID-19 dalam Pilwalkot 2020 untuk tidak lengah. Meskipun data saat ini sudah cenderung menurun, namun bisa dimungkinkan adanya OTG yang tidak terdata dan masih beraktifitas seperti biasa," ujarnya.

Tavip mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi protokol kesehatan serta menjaga daya tahan tubuh dengan senantiasa menjalankan pola hidup sehat, asupan gizi yang baik, rutin berolahraga, menghindari stres, serta istirahat yang cukup. Sebab langkah itu merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah penularan COVID-19 .

(Baca juga: Jatim Bebas Zona Merah COVID-19, Khofifah: Berkat Kerja Bersama )

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Semarang Muhammad Amin mengatakan, pada prinsipnya Pokja ini mempunyai tugas yang sama dengan tim Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kota Semarang . Hanya lebih spesifik karena melibatkan semua unsur OPD dan TAPD. "Muaranya pada pencegahan COVID-19 . Saya berharap di Kota Semarang tidak terjadi kluster Pilkada," ucapnya.

(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
SMAN 4 Semarang Juara...
SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival Internasional di Thailand
SMAN 4 Semarang Wakili...
SMAN 4 Semarang Wakili Indonesia di Festival Seni Internasional Thailand
Lalin Normal, One Way...
Lalin Normal, One Way Lokal di Jalan Tol Semarang Dihentikan
Mudik 2026: One Way...
Mudik 2026: One Way Diterapkan dari Cikampek Utama KM 70-Semarang Barat KM 421
Warga Semarang Wajib...
Warga Semarang Wajib Coba! Cardea Buka Studio Physio-Pilates Pertama dengan Penawaran Khusus
KPK Sita Rumah Bupati...
KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Semarang
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Road To Kilau Raya Kota...
Road To Kilau Raya Kota Semarang : Siap Hadirkan Pesta Rakyat Spektakuler di Lapangan Pancasila Simpang Lima
Rekomendasi
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Berita Terkini
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved