Melihat Untung Rugi Kotak Kosong di Pilkada Serentak 2020
Senin, 19 Oktober 2020 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, dengan terbentuknya koalisi besar (oversize) maka tidak ada lagi partai oposisi di daerah. Koalisi yang sangat besar dan bisa mengakibatkan nantinya tidak ada lagi komposisi partai oposisi di DPRD sebagai penyeimbang sekaligus fungi kontrol. Karena semua partai bergabung menjadi satu dan menyokong petahana atau calon tunggal.
“Bisa saja nantinya pemerintahan daerah model seperti itu cenderung anti kritik dan tidak ada alternatif sumbangsih oposisi karena semua bergabung dalam satu kekuatan,” ungkapnya.
Menurutnya, karena figur kotak kosong sama dengan anonim maka perlakuan untuk kolom kosong atau kotak kosong belum setara. Padahal, penting memastikan pemilih paham bahwa calon tunggal bukanlah satu-satunya pilihan.
“Kurangnya pemahaman seperti yang termaktub pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 100/PUU-XIII/2015 tentang calon tunggal dalam Pilkada, mengukuhkan pilihan kotak kosong konstitusional,” terang Pudjo.
Disebutkan, kerugian lain adalah kendala regulasi betapa sulitnya pengawasan terhadap calon tunggal melawan kotak kosong oleh Bawaslu. Baik fasilitasi untuk kotak kosong dan pengawasan tidak ada regulasi yang mengatur. (Baca: Saling Serang Dua Kelompok Pemuda Terjadi di Klub Malam Palembang).
“Bisa saja nantinya pemerintahan daerah model seperti itu cenderung anti kritik dan tidak ada alternatif sumbangsih oposisi karena semua bergabung dalam satu kekuatan,” ungkapnya.
Menurutnya, karena figur kotak kosong sama dengan anonim maka perlakuan untuk kolom kosong atau kotak kosong belum setara. Padahal, penting memastikan pemilih paham bahwa calon tunggal bukanlah satu-satunya pilihan.
“Kurangnya pemahaman seperti yang termaktub pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 100/PUU-XIII/2015 tentang calon tunggal dalam Pilkada, mengukuhkan pilihan kotak kosong konstitusional,” terang Pudjo.
Disebutkan, kerugian lain adalah kendala regulasi betapa sulitnya pengawasan terhadap calon tunggal melawan kotak kosong oleh Bawaslu. Baik fasilitasi untuk kotak kosong dan pengawasan tidak ada regulasi yang mengatur. (Baca: Saling Serang Dua Kelompok Pemuda Terjadi di Klub Malam Palembang).
Lihat Juga :