Muskab IV IPSI KBB Kisruh, Satu Bakal Calon Ketum Walkout

loading...
Muskab IV IPSI KBB Kisruh, Satu Bakal Calon Ketum Walkout
Wakil Ketua Paguron Mekar Patali Wargi yang juga bakal calon Ketua IPSI KBB Ayi Mukti protes terhadap pelaksanaan Muskab IV IPSI KBB yang dianggap menyalahi aturan, Minggu (18/10/2020). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
BANDUNG BARAT - Pelaksanaan Muskab IV Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bandung Barat (KBB), kisruh, diwarnai aksi protes, Minggu (18/10/2020).

Pasalnya Muskab IV IPSI KBB dianggap tak sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi dan terkesan ada penggiringan dukungan kepada salah satu calon.

"Musda berjalan seperti dipaksakan. Dari awal, tata terbit AD/ART organisasi tidak dijalankan. Seperti ada muatan tertentu dan pengkondisian," kata Wakil Ketua Paguron Mekar Patali Wargi (MPW) Ayi Mukti saat ditemui di lokasi. (BACA JUGA:Miris! Begini Kondisi Kehidupan Keluarga Rangga korban Pembunuhan karena Bela Ibunya dari Pemerkosaan)

Ayi yang juga bakal calon Ketua Umum IPSI KBB juga protes soal dukungan 12 paguron silat yang sudah ditentukan panitia pelaksana Muskab IV IPSI KBB. Seharusnya dua bulan sebelum Muskab, para paguron diundang untuk merumuskan kepanitiaan. (BACA JUGA:Mobil Ditabrak dari Belakang di Tol Cipali, Putra Sulung Amien Rais Alami Luka Berat)



Dia menilai janggal saat Sekretaris Umum (Sekum) IPSI ditunjuk menjadi panitia serta harus menstranfer uang. Apalagi ada klausul agar calon ketua mau membuat sekretariat yang sudah ditentukan panitia apabila terpilih nanti. (BACA JUGA:Polda Jabar: Rp12 Juta Disiapkan untuk Beli Nasi Bungkus-Air Mineral Demonstran)

Dirinya dipaksa harus setuju dan menandatangani semua ketentuan tersebut. "Ini kesannya pemaksaan, mungkin calon lawan ingin berusaha menjegal saya supaya tidak lolos maju calon ketua. Makanya nanti saya akan buat surat penolakan hasil muskab untuk disampaikan ke KONI KBB dan IPSI Jawa Barat," ujar Ayi.

Wakil Ketua I IPSI Jawa Barat Agus Sihombing yang hadir dalam Muskab IPSI KBB mengatakan, kendati Muskab sudah diputuskan siapa yang terpilih sebagai ketua Umum IPSI KBB, namun penilaian sah atau tidaknya ada di Jawa Barat.



Muskab IV IPSI KBB diikuti dua calon, yakni Asep Hendra Maulana dan Ayi Mukti. Namun Ayi dinyatakan gugur oleh panitia lantaran tidak memenuhi syarat dukungan, sehingga Asep Hendra Maulana dinyatakan sebagai ketua terpilih.

"Apa yang terjadi di Musda (MUskab IV IPSI KBB) ini akan dilaporkan ke Jawa Barat. Kalau terbukti cacat hukum, Jawa Barat bisa mengeluarkan ketua caretaker untuk melaksanakan musda dan keputusan itu sementara diambil alih oleh Jawa Barat," kata Agus.
(awd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top