Buka 40 Hektar Lahan Pembibitan Sawit, PTPN V Gandeng Emak-emak
Minggu, 18 Oktober 2020 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Salah satunya berada di Kota Dumai, saat ini mampu menyerap sedikitnya 52 lapangan pekerjaan dengan memberdayakan mayoritas ibu-ibu di sekitar areal operasional.
"Alhamdulillah di tengah situasi pandemi ini, PTPN V terus berusaha memberikan kontribusi positif, termasuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan bisnis kita pembudidayaan bibit sawit unggul di Kota Dumai," kata CEO PTPN V Jatmiko K Santosa Sabtu (17/10/2020).
Tidak hanya berdampak pada pemberdayaan masyarakat sekitar, bibit sawit unggul tersebut juga disediakan tidak hanya terbatas untuk kebun sendiri dan kebun plasma. Namun, juga bagi para petani sawit swadaya. Bahkan, petani yang membeli bibit secara satuan tetap dilayani.
(Baca juga: Cegah Penularan COVID-19, Pintu Masuk Karimunjawa Diperketat )
"Harapannya, walau ditengah pandemi, perusahaan dapat terus produktif, yang dengannya masyarakat sekitar juga dapat terus bekerja dan memperoleh pendapatan. Untuk itu, saya mintakan agar terus menjaga protokol kesehatan dengan disiplin. Dengan melepas bibit ini, semoga kita dapat membantu kebutuhan masyarakat akan bibit sawit yang baik, mendorong percepatan PSR, demi mendukung pemulihan ekonomi nasional," tutupnya.
Bibit sawit unggul yang dikembangkan perusahaan merupakan varietas DxP 540 dan DxP SMB. Memiliki potensi produktivitas mencapai 29 ton/hektare, telah dilengkapi sertifikat dari PPKS dan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, serta harga yang dilepas ke para petani juga lebih terjangkau dibandingkan dengan harga pasaran.
"Alhamdulillah di tengah situasi pandemi ini, PTPN V terus berusaha memberikan kontribusi positif, termasuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan bisnis kita pembudidayaan bibit sawit unggul di Kota Dumai," kata CEO PTPN V Jatmiko K Santosa Sabtu (17/10/2020).
Tidak hanya berdampak pada pemberdayaan masyarakat sekitar, bibit sawit unggul tersebut juga disediakan tidak hanya terbatas untuk kebun sendiri dan kebun plasma. Namun, juga bagi para petani sawit swadaya. Bahkan, petani yang membeli bibit secara satuan tetap dilayani.
(Baca juga: Cegah Penularan COVID-19, Pintu Masuk Karimunjawa Diperketat )
"Harapannya, walau ditengah pandemi, perusahaan dapat terus produktif, yang dengannya masyarakat sekitar juga dapat terus bekerja dan memperoleh pendapatan. Untuk itu, saya mintakan agar terus menjaga protokol kesehatan dengan disiplin. Dengan melepas bibit ini, semoga kita dapat membantu kebutuhan masyarakat akan bibit sawit yang baik, mendorong percepatan PSR, demi mendukung pemulihan ekonomi nasional," tutupnya.
Bibit sawit unggul yang dikembangkan perusahaan merupakan varietas DxP 540 dan DxP SMB. Memiliki potensi produktivitas mencapai 29 ton/hektare, telah dilengkapi sertifikat dari PPKS dan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, serta harga yang dilepas ke para petani juga lebih terjangkau dibandingkan dengan harga pasaran.
(eyt)
Lihat Juga :