Pesantren Metal Pasuruan Terima Pasien Narkoba
Minggu, 18 Oktober 2020 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Untuk bayi yang sengaja ditemukan atau pemberian dari masyarakat, usianya berkisar 10 - 12 tahun. Mereka ditempatkan terpisah. Yakni pria di bangunan ukuran 10 x 6 meter. Sementara, perempuan di samping rumah pengasuh untuk mudah pengawasan dan membinanya dengan fasilitas seperti kamar tidur dan kamar mandi.
"Bila ditotal maka santri anak-anak hamil di luar nikah jumlahnya mencapai 140 anak. Mereka sekolah dasar di luar pondok," kata Pengasuh Ponpes Metal KH Nurkholis.
Menurut dia, aantri yang menimba ilmu Islam merasa kerasan di pesantren. Hal ini lantaran sudah mendapat ilmu dan bisa mengaji.
Salah satu contohnya yaitu pasien orang gila yang kondisinya sudah mulai sembuah bernama Hadi. Dia sudah bisa diajak ngomong sudah teringat asal tempat tinggalnya.
"Selain membimbing santri bermasalah, pesantren metal juga menggelar pengajian rutian di sebuah masjid lokasinya di tengah pondok dihadiri banyak jamaah setiap hari minggu pagi," kata seorang santri umum bernama M Bagus.
"Bila ditotal maka santri anak-anak hamil di luar nikah jumlahnya mencapai 140 anak. Mereka sekolah dasar di luar pondok," kata Pengasuh Ponpes Metal KH Nurkholis.
Menurut dia, aantri yang menimba ilmu Islam merasa kerasan di pesantren. Hal ini lantaran sudah mendapat ilmu dan bisa mengaji.
Salah satu contohnya yaitu pasien orang gila yang kondisinya sudah mulai sembuah bernama Hadi. Dia sudah bisa diajak ngomong sudah teringat asal tempat tinggalnya.
"Selain membimbing santri bermasalah, pesantren metal juga menggelar pengajian rutian di sebuah masjid lokasinya di tengah pondok dihadiri banyak jamaah setiap hari minggu pagi," kata seorang santri umum bernama M Bagus.
(nth)
Lihat Juga :