Karakter Menolong Membuat Rangga Berani Melawan Pemerkosa Ibunya hingga Tewas
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 12:22 WIB
loading...
A
A
A
Di usianya yang masih kecil itu tentunya sangat mengejutkan publik karena Rangga berani melakukan perlawanan terhadap pelaku. Keberanian yang dimiliki Rangga itu, ucap Shinta, tak lepas dari pendidikan karakter yang dimiliki Rangga. (BACA JUGA: Bela Ibu yang Hendak Diperkosa Bocah 9 Tahun Tewas Dibacok Pemerkosa)
“Mengingat usianya yang masih kecil, hal ini menunjukkan bahwa dorongan kebenarian dari anak ini cukup besar. Hal ini tentunya didasarkan pada pendidikan karakter yang diterimanya selama ini,” tegasnya.
Bisa saja selama ini Rangga mendapat pendidikan karakter dari orangtuanya untuk menolong orang yang dalam kesulitan. Atau tertanam dalam benaknya bahwa kebenaran harus dibela.
Hal-hal demikian yang kemungkinan mendorong Rangga berani melakukan tindakan menyelamatkan ibunya itu. “Misalnya keberanian, spontanitas menolong orang lain, membela yang benar, kemampuan pengambilan keputusan dan lainnya,” katanya.
Apa yang dilakukan Rangga lebih pada spontanitas bahwa ibunya harus diselamatkan. Dorongan kuat itu yang menyingkirkan rasa takutnya pada resiko besar yang dihadapinya. (BACA JUGA: Ustaz Abdul Somad: Ananda Rangga, Engkau Mulia dengan Derajat Syahid)
“Jadi ada dorongan yang kuat untuk membela orang yang disayanginya tanpa memikirkan keselamatannya sendir,” pungkasnya.
“Mengingat usianya yang masih kecil, hal ini menunjukkan bahwa dorongan kebenarian dari anak ini cukup besar. Hal ini tentunya didasarkan pada pendidikan karakter yang diterimanya selama ini,” tegasnya.
Bisa saja selama ini Rangga mendapat pendidikan karakter dari orangtuanya untuk menolong orang yang dalam kesulitan. Atau tertanam dalam benaknya bahwa kebenaran harus dibela.
Hal-hal demikian yang kemungkinan mendorong Rangga berani melakukan tindakan menyelamatkan ibunya itu. “Misalnya keberanian, spontanitas menolong orang lain, membela yang benar, kemampuan pengambilan keputusan dan lainnya,” katanya.
Apa yang dilakukan Rangga lebih pada spontanitas bahwa ibunya harus diselamatkan. Dorongan kuat itu yang menyingkirkan rasa takutnya pada resiko besar yang dihadapinya. (BACA JUGA: Ustaz Abdul Somad: Ananda Rangga, Engkau Mulia dengan Derajat Syahid)
“Jadi ada dorongan yang kuat untuk membela orang yang disayanginya tanpa memikirkan keselamatannya sendir,” pungkasnya.
(vit)
Lihat Juga :