50 Pelaku IKM di Babel Dapat Bantuan 5.000 Kemasan Produk
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 13:38 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: 320 Pencaker Lulus CPNS, Sekda Raja Ampat Klaim Tak Ada Muatan Politis Jelang Pilkada )
Menurutnya, saat ini secara umum UMKM atau IKM masih menggunakan kemasan yang sederhana dengan alasan efisiensi karena, kemasan yang menarik dan baik biasanya mensyaratkan minimum pesanan.
Bahkan, beberapa UMKM dan IKM pangan harus mengeluarkan uang sejumlah Rp 15.000.000,- diawal, untuk memesan kemasan, padahal jika minimum order dapat dihilangkan, maka modal tersebut dapat diputar untuk keperluan yang lain terutama di masa pandemi seperti saat ini.
"Karena itu, sesuai arahan Gubernur, UPTD Rumah Promosi dan Kemasan Babel hadir dalam rangka membantu UMKM dan IKM guna mendapatkan kemasan yang baik, hingga dapat dipasarkan hingga ke tingkat nasional bahkan global sekaligus, menghilangkan minimum order yang menjadi salah satu kendala mereka untuk memesan kemasan yang lebih baik," katanya
Menurutnya, saat ini secara umum UMKM atau IKM masih menggunakan kemasan yang sederhana dengan alasan efisiensi karena, kemasan yang menarik dan baik biasanya mensyaratkan minimum pesanan.
Bahkan, beberapa UMKM dan IKM pangan harus mengeluarkan uang sejumlah Rp 15.000.000,- diawal, untuk memesan kemasan, padahal jika minimum order dapat dihilangkan, maka modal tersebut dapat diputar untuk keperluan yang lain terutama di masa pandemi seperti saat ini.
"Karena itu, sesuai arahan Gubernur, UPTD Rumah Promosi dan Kemasan Babel hadir dalam rangka membantu UMKM dan IKM guna mendapatkan kemasan yang baik, hingga dapat dipasarkan hingga ke tingkat nasional bahkan global sekaligus, menghilangkan minimum order yang menjadi salah satu kendala mereka untuk memesan kemasan yang lebih baik," katanya
(msd)
Lihat Juga :