Agar Tak Terjebak Rentenir, Perempuan di Jabar Diberi Edukasi Keuangan
Selasa, 13 Oktober 2020 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Triana Gunawan mengatakan, selain Sekoper Cinta, OJK bersama Pemprov Jawa Barat melalui TPAKD Jawa Barat juga telah mengimplementasikan berbagai program yang diharapkan dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi di Jawa Barat.
“Program unggulan yang telah diimplementasikan telah dirintis dari tahun-tahun sebelumnya dan akan yang kita kembangkan terus adalah business matching, di mana terdapat perusahaan sebagai off taker yang menjamin pembelian produk yang diproduksi secara massal oleh masyarakat perdesaan dan difasilitasi pembiayaannya oleh perbankan di Jawa Barat, terutama di bidang ketahanan pangan. Hal ini akan terus diduplikasi guna peningkatan ekonomi Jawa Barat. Berbagai inisiatif lainnya juga akan dijalankan untuk mendukung program Pemerintah Jawa Barat, yaitu program Desa Juara,” jelas Triana. (Lihat videonya: Kelompok Geng Motor di Medan Terjarig Razia Polisi)
Selain itu, OJK juga mengoptimalisasi peran TPAKD melalui Optimalisasi BUMDesa dengan program antara lain melalui pembukaan agen laku pandai, dan penggunaan transaksi nontunai dana desa melalui internet banking corporate. Optimalisasi juga ditempuh melalui kepemilikan rekening tabungan sebanyak 383 rekening dengan nominal Rp45,1 juta, kepemilikan Asuransi Jiwa Mikro bagi Aparatur Desa sebanyak 42 polis, dan optimalisasi gudang dan pembiayaan sistem resi gudang kepada 12 petani/12 resi dengan nominal Rp852 juta serta satu kelompok tani sebesar Rp170 juta.
“Sudah banyak sinergi dengan OJK Jawa Barat. Banyak hal yang sudah terwujud seperti TPAKD Jawa Barat yang performanya baik dan prestatif. Namun, inklusivitas harus terus kita tingkatkan dan bagi saya, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia harus dikedepankan. Oleh karena itu, hubungan yang sudah baik ini dapat kita tingkatkan dalam rangka pemulihan ekonomi setelah pandemi dan menginklusifkan masyarakat yang tertinggal,” tambah Kang Emil. (Hatim Varabi)
“Program unggulan yang telah diimplementasikan telah dirintis dari tahun-tahun sebelumnya dan akan yang kita kembangkan terus adalah business matching, di mana terdapat perusahaan sebagai off taker yang menjamin pembelian produk yang diproduksi secara massal oleh masyarakat perdesaan dan difasilitasi pembiayaannya oleh perbankan di Jawa Barat, terutama di bidang ketahanan pangan. Hal ini akan terus diduplikasi guna peningkatan ekonomi Jawa Barat. Berbagai inisiatif lainnya juga akan dijalankan untuk mendukung program Pemerintah Jawa Barat, yaitu program Desa Juara,” jelas Triana. (Lihat videonya: Kelompok Geng Motor di Medan Terjarig Razia Polisi)
Selain itu, OJK juga mengoptimalisasi peran TPAKD melalui Optimalisasi BUMDesa dengan program antara lain melalui pembukaan agen laku pandai, dan penggunaan transaksi nontunai dana desa melalui internet banking corporate. Optimalisasi juga ditempuh melalui kepemilikan rekening tabungan sebanyak 383 rekening dengan nominal Rp45,1 juta, kepemilikan Asuransi Jiwa Mikro bagi Aparatur Desa sebanyak 42 polis, dan optimalisasi gudang dan pembiayaan sistem resi gudang kepada 12 petani/12 resi dengan nominal Rp852 juta serta satu kelompok tani sebesar Rp170 juta.
“Sudah banyak sinergi dengan OJK Jawa Barat. Banyak hal yang sudah terwujud seperti TPAKD Jawa Barat yang performanya baik dan prestatif. Namun, inklusivitas harus terus kita tingkatkan dan bagi saya, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia harus dikedepankan. Oleh karena itu, hubungan yang sudah baik ini dapat kita tingkatkan dalam rangka pemulihan ekonomi setelah pandemi dan menginklusifkan masyarakat yang tertinggal,” tambah Kang Emil. (Hatim Varabi)
(ysw)
Lihat Juga :