Dosen UMI Lapor Polda Sulsel, Mengaku Korban Pemukulan Aparat Kepolisian

Senin, 12 Oktober 2020 - 21:08 WIB
loading...
A A A
"Saya kebetulan terjebak (kerumunan massa) saya tegaskan saya bukan bagian dari massa aksi, saya tidak menyentuh aspal, hanya berdiri di pinggir dekat balai-balai. Saya mau ngeprint, di langganan saya depan Unibos," jelas AM.

Tanpa dia sadari kondisi memanas sudah terjadi, polisi sudah mengepung massa aksi dengan kepulan asap sisa gas air mata. Dia memilih bertahan meskipun sejumlah aparat sudah menyisir. AM yang merasa tak bersalah sehingga tidak berlari menyelamatkan diri.

AM hanya berusaha menghindari gas air mata yang disebutkan dia, secara sporadis dilontarkan aparat. Dia terkepung asap bersama penjual bakso dan tukang parkir yang biasa mangkal di daerah depan minimarket. Namun AM ikut diamankan polisi.

Lebih lanjut, AM mengaku langsung mendapatkan pukulan bahkan setelah menunjukkan identitasnya. Seingatnya ada 15 orang yang datang mengerumuninya, bahkan memukul titik mematikan tubuhnya. Kepala, dada, punggung belakang sampai kaki AM tak luput dari amukan polisi.

Baca juga: Mayat Pria Mengapung di Pantai Losari Gegerkan Wisatawan

"Saya jatuh bangun tiga kali, ku kira kalau saat itu ajalku sudah datang. Dipukul diinjak, baru bagian kepala paling banyak. Pakai tameng, banyak polisi ada 15 orang sepertinya, karena sudah setengah sadar saya," imbuh AM.

AM mengaku tetap dipukuli saat dirinya sudah berada di mobil di bagian kepala. Namun kekesalan AM paling memuncak saat dirinya mendapatkan perkataan kasar di dalam mobil ketika ada seorang oknum yang meminta rekannya untuk tidak bertindak kasar.

"Pokoknya tidak manusiawi. Kalau dibilang memberikan efek jera, bukan juga. Tapi malah mau membunuh. Bayangkan kalau organ vital semua dihantam. Intinya melanggar hak asasi, apalagi ada kata tidak pantas dilontarkan," terangnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Kronologi Wanita Ditabok...
Kronologi Wanita Ditabok Sesama Penumpang JakLingko
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Rekomendasi
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved