KontraS : 45 Pendemo Omnibus Law Tidak Diketahui Keberadaannya

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 12:23 WIB
loading...
KontraS : 45 Pendemo...
KontraS membuka posko pengaduan terkait sejumlah massa aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, yang hingga kini keberadaannya belum diketahui. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) membuka posko pengaduan terkait sejumlah massa aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, yang hingga kini keberadaannya belum diketahui. Dari data yang masuk ke KontraS, jumlah pendemo yang tidak diketahui keberadaannya sekitar 45 orang.

(Baca juga: Ada Sabu 5 Kg di Mess Pemkot Tanjung Balai, Sekda Diperiksa Polrestabes Medan )

Sekjen Federasi KontraS , Andy Irfan mengatakan, pihaknya menerima laporan pendemo yang tidak diketahui keberadaannya itu dari keluarga dan juga teman-temannya. Para pendemo tersebut tidak bisa dihubungi hingga saat ini dan belum pulang ke rumah masing-masing.

Dari mereka ada yang berlatar belakang mahasiswa dan juga pelajar dan anak-anak muda. "Kita tidak bisa mengatakan mereka itu hilang, tapi tidak diketahui keberadaannya. Kami akan menghubungi kantor-kantor polisi untuk menanyakan apakah mereka ditahan atau tidak," katanya, Jumat (9/10/2020). (Baca juga: Risma Pimpin Pembersihan Sampah Pendemo, Tiga Jam Beres )

Lebih jauh Andy meminta agar pihak kepolisian membuka akses seluas-luasnya pada kuasa hukum yang sudah ditunjuk oleh pihak atau keluarga yang diamankan. Pihaknya juga mendesak pada kepolisian agar segera melepas demonstran yang ditahan. Pasalnya, mereka melakukan aksi secara legal dan dilindungi UU.

"Kami harap (yang ditahan) bisa dilepaskan karena bukan pelanggaran hukum. Kami juga sesalkan tindakan represif kepolisian dalam aksi di Surabaya dan Malang," terangnya. (Baca juga: KRL Solo-Yogyakarta Mulai Uji Coba Awal November 2020 )
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KontraS Tolak Wapres...
KontraS Tolak Wapres Gibran Jenguk Andrie Yunus di RSCM, Ini Alasannya
Penglihatan Menurun...
Penglihatan Menurun Akibat Disiram Air Keras, Andrie Yunus Kembali Dioperasi Kelima Kalinya
Ungkap Kondisi Andrie...
Ungkap Kondisi Andrie Yunus, Koordinator KontraS: Mata Utuh, tapi Dikhawatirkan Tak Berfungsi 100 Persen
RSCM Ungkap Kondisi...
RSCM Ungkap Kondisi Aktivis KontraS Andrie Yunus Kini Telah Stabil
Polisi Periksa 7 Orang...
Polisi Periksa 7 Orang Saksi Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus
Polisi Sita Helm Pelaku...
Polisi Sita Helm Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Terdakwa Serda Edi Sudarko...
Terdakwa Serda Edi Sudarko Sebut Andrie Yunus Arogan dan Over Akting
Pengadilan Militer Jakarta...
Pengadilan Militer Jakarta Periksa 4 Terdakwa Kasus Penyiraman Andrie Yunus
Rekomendasi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved