Kepala Puskesmas Ujungloe Bantah Tudingan Jual Masker
Rabu, 06 Mei 2020 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
Asrianti mengaku hanya membantu. Sebagai mitra kerja di bidang kesehatan, mau tidak mau harus membantu, apalagi untuk kebaikan orang banyak, buat staf desa, bidan desa dan perawatan di Desa Manajalling. Kini bukan hanya Manjalling saja, Asrianti mengaku juga membantu menfasilitasi Desa Padangloang, Seppang dan Desa Salemba untuk mendapatkan masker yang lebih murah.
”Itu juga kenapa saya yang pegang masker, karena dimintai tolong sama Listina Amin, anak magang Apoteker di Puskesmas Ujungloe, dia tinggal di Bontobahari, saya yang tinggal di kota dimintai tolong untuk mengambil masker di gudang farmasi kota Bulukumba,” tambahnya.
Sesampainya di Puskesmas, wanita yang telah mengabdi selama 14 tahun di Puskesmas Ujungloe itu meminta Listina Amin untuk menyimpan masker tersebut, namun ditolak, alasannya, Listina takut diserbu oleh para petugas yang akan mengambil banyak.
”Kata Listina cepat habis kalau dia yang pegang, karena bukan satu, tapi banyak diambil petugas, mereka terlalu parno dengan penyebaran virus corona, biasa ambil double masker bedahnya, padahal mereka bukan yang menangani dan memeriksa pasien Covid-19,” tandasnya.
”Itu juga kenapa saya yang pegang masker, karena dimintai tolong sama Listina Amin, anak magang Apoteker di Puskesmas Ujungloe, dia tinggal di Bontobahari, saya yang tinggal di kota dimintai tolong untuk mengambil masker di gudang farmasi kota Bulukumba,” tambahnya.
Sesampainya di Puskesmas, wanita yang telah mengabdi selama 14 tahun di Puskesmas Ujungloe itu meminta Listina Amin untuk menyimpan masker tersebut, namun ditolak, alasannya, Listina takut diserbu oleh para petugas yang akan mengambil banyak.
”Kata Listina cepat habis kalau dia yang pegang, karena bukan satu, tapi banyak diambil petugas, mereka terlalu parno dengan penyebaran virus corona, biasa ambil double masker bedahnya, padahal mereka bukan yang menangani dan memeriksa pasien Covid-19,” tandasnya.
(sri)
Lihat Juga :