12 Wilayah di Kabupaten Luwu Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

Rabu, 07 Oktober 2020 - 15:25 WIB
loading...
12 Wilayah di Kabupaten...
Tangkapan layar unggahan Ridwan Bakokang, anggota DPRD Luwu di Facebook. Dalam unggahan itu terlihat adanya upaya penebangan pohon dan pembakaran lahan di area pegunungan di wilayah Kecamatan Bua. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A A A
LUWU - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Luwu telah melakukan pemetaan wilayah yang masuk kategori rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) .

Kepala Dinas Damkar Luwu, Awwabin kepada SINDOnews menyebutkan, ada 12 titik kecamatan yang masuk kategori rawan atau rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

"Dari 22 kecamatan di Kabupaten Luwu, 12 di antaranya masuk kategori rawan kebakaran hutan dan lahan. Ini berdasarkan kajian dari BPBD Luwu bersama Dinas Damkar," ujarnya.

Baca juga: Antisipasi Karhutla dan Banjir, Kementerian LHK Upayakan Solusi Permanen

"12 kecamatan itu di antaranya Kecamatan Bastem, Latimojong, Bastura, Suli, Suli Barat, Bua, Larompong, Larompong Selatan dan sejumlah wilayah di Walmas," sebutnya.

Oleh karena itu kata Awwabin, Damkar dalam waktu dekat akan memberikan bimbingan sekaligus sosialisasi cara penanganan dan bahaya karhutla.

"Ini pula berdasarkan surat pemprov Sulsel agar melakukan upaya pencegahan dini bahaya karhutla. Memberikan pemahaman ke warga utamanya warga yang tinggal di 12 kecamatan di atas," kata Awwabin.

Awwabin yang juga mantan Sekretaris Bappeda Kabupaten Luwu ini mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan. Menurutnya, kebakaran lahan dan hutan bukan hanya pada persoalan bencana banjir sebagai dampaknya.

"Tetapi kita berbicara banyak hal, kelestarian hutan dan makhluk yang tinggal di dalamnya," ujarnya.

"Tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan berarti kita ikut menjaga ekosistem alam, menjaga ketersediaan air, menjaga suhu bumi tetap normal. Isu pemanasan global juga menjadi tanggung jawab kita utamanya Indonesia yang memiliki kawasan hutan tropis," lanjutnya.

Informasi yang dihimpun SINDOnews, dari berbagai sumber menyebutkan, kerusakan hutan di Kabupaten Luwu akibat pembukaan lahan perkebunan yang sudah cukup parah.

Baca juga: Tren Karhutla Turun, Pemerintah Ajak Semua Pihak Tetap Waspada

Utamanya wilayah Larompong, Larompong Selatan, Suli, Suli Barat, Latimojong, Bastem dan Kecamatan Bua. Bahkan, akibat kerusakan hutan di bagian hulu menyebabkan sering terjadinya banjir.

Ridwan Bakokang, anggota DPRD Kabupaten Luwu di akun Facebooknyasempat mengunggah foto dan video adanya upaya pembabatan dan pembakaran lahan di area pegunungan di wilayah Kecamatan Bua.

Masyarakat yang tinggal di hilir berharap, aparat kepolisian Polres Luwu bersama Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel agar lebih proaktif melakukan pengawasan hutan, sekaligus memproses secara hukum para pelaku pembakaran lahan dan hutan.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Kolaborasi dan Deteksi...
Kolaborasi dan Deteksi Dini Hadapi Ancaman Karhutla 2026
Perangkap Kerugian Lingkungan...
Perangkap Kerugian Lingkungan dan Ancaman Ketidakpastian Hukum bagi Investasi Indonesia
Ancaman Karhutla: Dari...
Ancaman Karhutla: Dari Pemadaman Api Menuju Pencegahan Hotspot
Rekomendasi
Modernland Realty Catat...
Modernland Realty Catat Laba Bersih Rp241,12 Miliar di 2025
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Berita Terkini
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved