Diterkam Buaya saat Jaring Ikan, Nelayan Tewas dengan Tangan Hilang

Rabu, 07 Oktober 2020 - 09:38 WIB
loading...
Diterkam Buaya saat Jaring Ikan, Nelayan Tewas dengan Tangan Hilang
Seorang nelayan yang tengah mengangkat jaring ikan tewas diseret buaya dengan kondisi tangan kiri hilang dan beberapa luka bekas gigitan. SINDOnews/Berli
A A A
BANYUASIN - Serangan buaya di Banyuasin, Sumsel kembali terjadi. Seorang nelayan yang tengah mengangkat jaring ikan tewas diseret buaya dengan kondisi tangan kiri hilang dan beberapa luka bekas gigitan.

Korban Rustam (35), warga Sri Menanti, Tanjung Lago, Banyuasin . Peristiwa ini terjadi Selasa pagi (6/10/2020) dan mayat korban baru ditemukan sore hari sekitar pukul 15.30WIB di Sungai Bungin, Sungsang IV, Banyuasin II.

Informasinya, korban saat itu mengangkat jaring ikan menggunakan perahu bersama mertuanya. Tidak lama beraktivitas perahu mereka terdorong buaya yang menyerang dari bawah dan terbalik. Korban langsung diseret buaya dan beruntung mertuanya, Gani (70) berhasil selamat dengan dibantu nelayan lainnya.

Nelayan lain bersama warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Sungsang. Mendapat informasi itu, Kapolsek Sungsang Iptu Bambang Wiyono bersama Bhabinkamtibmas Polsek Sungsang Bripka Ofeet Army Putra dan Bripka Andi Dian Laksana dibantu masyarakat langsung melakukan pencarian. (Baca: Tegur Suami Siri Sering Mabuk, IRT di Palembang Disiram Air Keras).

Sekira pukul 17.30 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan tangan kiri putus dan sejumlah luka lainnya. "Memang benar ada kejadiannya, sudah ditemukan dan jenazah sudah dibawa pulang pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman," ujar Kapolsek Sungsang Iptu Bambang Wiyono, Rabu (7/10/2020).

Dengan kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau warga yang beraktivitas di sungai dan sekitarnya untuk lebih berhati-hati.
(nag)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1411 seconds (10.55#12.26)