Ada Isu Pasien Dicovidkan, Ini Penjelasan IDI Jatim
Selasa, 06 Oktober 2020 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Pagi Ini, Gelombang Aksi Mogok Kerja Buruh di Jabar Dimulai )
"IDI Jatim menghimbau ke masyarakat bila didapatkan bukti, sanksi, kejadian yang mengarah pada pelanggaran regulasi dalam penanggulangan COVID-19 untuk menyampaikan aduannya pada IDI Jatim disertai bukti-bukti dan bukan pendapat pribadi yang subjektif," ucapnya.
Selain itu, IDI Jatim juga meminta kepada pengambil kebijakan bisa menemukan ketidakbenaran dalam tata kelola penanganan COVID-19 bisa ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang benar. "Jadi tidak melempar isu yang prematur, belum ada bukti dan saksi," jelasnya.
(Baca juga: Kades Nita Hamili Stafnya Sendiri, Warga Desa Marah )
Parahnya lagi, katanya, isu ini dilempar ke media sosial yang ujung-ujungnya menjadi perdebatan dan kabar yang tak valid. "Dugaan yang dari 'katanya' dilempar ke medsos justru akan membuat suasana makin gaduh dan tidak ada pihak yang mendapatkan keuntungan dari kegaduhan yang terjadi," ungkapnya.
"IDI Jatim menghimbau ke masyarakat bila didapatkan bukti, sanksi, kejadian yang mengarah pada pelanggaran regulasi dalam penanggulangan COVID-19 untuk menyampaikan aduannya pada IDI Jatim disertai bukti-bukti dan bukan pendapat pribadi yang subjektif," ucapnya.
Selain itu, IDI Jatim juga meminta kepada pengambil kebijakan bisa menemukan ketidakbenaran dalam tata kelola penanganan COVID-19 bisa ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang benar. "Jadi tidak melempar isu yang prematur, belum ada bukti dan saksi," jelasnya.
(Baca juga: Kades Nita Hamili Stafnya Sendiri, Warga Desa Marah )
Parahnya lagi, katanya, isu ini dilempar ke media sosial yang ujung-ujungnya menjadi perdebatan dan kabar yang tak valid. "Dugaan yang dari 'katanya' dilempar ke medsos justru akan membuat suasana makin gaduh dan tidak ada pihak yang mendapatkan keuntungan dari kegaduhan yang terjadi," ungkapnya.
(eyt)
Lihat Juga :