PDIP Ajak Warga Surabaya Tolak Politik Uang di Pilkada

Senin, 05 Oktober 2020 - 20:58 WIB
loading...
PDIP Ajak Warga Surabaya...
Politikus PDI Perjuangan Syaifuddin Zuhri mengajak masyarakat untuk menolak politik uang di Pilkada Surabaya. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Syaifuddin Zuhri mengajak masyarakat untuk menolak politik uang di Pilkada Surabaya. Menurutnya, penggunaan politik uang di Pilkada menunjukkan seorang pemimpin tidak memiliki keberpihakan kepada rakyat.

”Ketika calon selalu mengandalkan money politics, maka hatinya tidak akan berpihak kepada rakyat," kata Syaifuddin, Senin (5/10/2020).

Syaifuddin mengatakan, warga Surabaya adalah jenis pemilih yang sudah sangat rasional. Karenanya tidak akan terbeli oleh calon yang mengandalkan iming-iming imbalan tertentu, mulai sembako sampai uang.

"Kalau Mas Eri Cahyadi dan Cak Armuji jelas, keduanya mengandalkan rekam jejak dan kerja untuk meneruskan kemajuan kota dan kesejahteraan wong cilik di Surabaya,” jelas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya ini.

Syaifuddin optimistis, Eri dan Armuji bisa memenangkan hati warga Surabaya. Ditopang oleh gotong royong seluruh rakyat dan keterpaduan kerja struktur PDIP, kemenangan Eri dan Armuji diyakini bakal terwujud pada Pilkada 9 Desember mendatang. (Baca: Viral Polisi Tulungagung Dangdutan, Pengunggah Video Diburu).

”Saya super optimistis. Rakyat sangat antusias. Partai juga kompak. Sudah klop. Semua gotong royong mendukung Mas Eri dan Cak Armuji karena tidak ingin program-program baik di Surabaya selama ini terhenti,” kata Syaifuddin.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TPS di Surabaya Ini...
TPS di Surabaya Ini Tarik Minat Warga untuk Nyoblos dengan Nuansa Khas Pecinan
Airin-Ade Difitnah Politik...
Airin-Ade Difitnah Politik Uang, Tim Hukum: Penghasut yang Menghalalkan Segala Cara
Dugaan Money Politics...
Dugaan Money Politics di Pilgub Kepri, Tim Ansar-Nyanyang Lapor Bawaslu
Dugaan Money Politics,...
Dugaan Money Politics, Bawaslu Kabupaten Serang Panggil Ratu Zakiyah
Pilkada Kota Surabaya...
Pilkada Kota Surabaya 2024, Eri-Armuji Melawan Kotak Kosong
Artis Justy: Anwar Hafid...
Artis Justy: Anwar Hafid Satu-satunya Cagub yang Bersih dari Politik Uang
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Tokoh Nahdlatul Ulama:...
Tokoh Nahdlatul Ulama: Muktamar NU Harus Bebas dari Politik Uang
Rekomendasi
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved