PSBB Jabar Targetkan Tekan Reproduksi COVID-19 di Bawah 1%
Selasa, 05 Mei 2020 - 22:07 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat telekonferensi dengan 27 bupati/wali kota, Selasa (5/5/2020). Foto/Humas Pemprov Jabar
A
A
A
BANDUNG -
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Jawa Barat dimulai pukul 00.00 WIB malam ini. Hingga dua pekan ke depan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menargetkan PSBB bisa menekan reproduksi dasar (Ro) COVID-19 di bawah 1%.
Ridwan Kamil menjelaskan, Ro merupakan perhitungan laju persebaran COVID-19 yang menjadi salah satu indikator keberhasilan pemberlakuan PSBB.
"Jadi kalau diibaratkan mobil mah sebelum PSBB kecepatannya 100 km/ jam setelah PSBB menurun jadi 60 km/ jam," ujarnya dalam video conference bersama 27 bupati/wali kota se-Jabar, Selasa (5/5/2020).
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu melanjutkan, pemberlakuan PSBB di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya terbukti mampu menekan Ro dari dari 1,27 menjadi 1,07.
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Jawa Barat dimulai pukul 00.00 WIB malam ini. Hingga dua pekan ke depan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menargetkan PSBB bisa menekan reproduksi dasar (Ro) COVID-19 di bawah 1%.
Ridwan Kamil menjelaskan, Ro merupakan perhitungan laju persebaran COVID-19 yang menjadi salah satu indikator keberhasilan pemberlakuan PSBB.
"Jadi kalau diibaratkan mobil mah sebelum PSBB kecepatannya 100 km/ jam setelah PSBB menurun jadi 60 km/ jam," ujarnya dalam video conference bersama 27 bupati/wali kota se-Jabar, Selasa (5/5/2020).
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu melanjutkan, pemberlakuan PSBB di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya terbukti mampu menekan Ro dari dari 1,27 menjadi 1,07.
Lihat Juga :