HDMY Kembalikan Kejayaan Sumsel Sebagai Lumbung Pangan Nasional
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Untuk diketahui pada Ratas 23 September 2020, Presiden Joko Widodo tengah mengatakan berencana memperluas daerah lumbung pangan nasional dalam rangka menghadapi krisis pangan dunia akibat pandemik COVID-1. Ekspansi ini, kata Jokowi, tidak untuk mengesampingkan dua titik awal lumbung pangan yang sudah dicanangkan, yakni Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara.
Jokowi mengingatkan bahwa penyediaan lumbung pangan nasional ini adalah agenda strategis pemerintah yang harus dilakukan. Hal itu penting guna mengantisipasi kondisi krisis pangan akibat pandemik COVID-19 yang sudah diingatkan oleh Food Agriculture Organization (FAO) terkait krisis pangan dunia.
Fokus Realiasikan Sumsel Religius
Tak hanya membangun perekonomian dari sektor pertanian, di masa kepemimpinannya Herman Deru juga komitmen merealisasikan visi misinya menciptakan Provinsi Sumsel yang religius dengan terus menggalakkan pertumbuhan dan pengembangan rumah tahfidz di Sumsel.
Program satu desa satu rumah tahfidz yang digalakkan terus menuai hasil yang positif. Hingga kini perkembangan rumah tahfidz di Sumsel begitu pesat. Sampai saat ini jumlah rumah tahfidz di Sumsel mencapai 2.358 rumah tahfidz. Tak terbatas pada itu saja, bantuan kepada ponpes juga terus digelontorkan bagi 416 ponpes se Sumsel. Upaya ini dilakukan HD tak lain untuk melahirkan banyak generasi berakhlak mulia dan berkualitas di Sumsel.
Berbagai terobosannya di bidang pertanian, infrastruktur, serta pembinaan keagamaan tak urung membuat Gubernur Herman Deru banyak meraih penghargaan. Keberhasilannya dalam dua tahun menahkodai Bumi Sriwijaya ini membuatnya dihampiri berbagai penghargaan bergengsi. Sepanjang dua tahun terakhir tak kurang ada 80 penghargaan dari berbagai bidang yang berhasil ditorehkannya sekaligus mengharumkan nama Sumsel di kancah nasional.
Jokowi mengingatkan bahwa penyediaan lumbung pangan nasional ini adalah agenda strategis pemerintah yang harus dilakukan. Hal itu penting guna mengantisipasi kondisi krisis pangan akibat pandemik COVID-19 yang sudah diingatkan oleh Food Agriculture Organization (FAO) terkait krisis pangan dunia.
Fokus Realiasikan Sumsel Religius
Tak hanya membangun perekonomian dari sektor pertanian, di masa kepemimpinannya Herman Deru juga komitmen merealisasikan visi misinya menciptakan Provinsi Sumsel yang religius dengan terus menggalakkan pertumbuhan dan pengembangan rumah tahfidz di Sumsel.
Program satu desa satu rumah tahfidz yang digalakkan terus menuai hasil yang positif. Hingga kini perkembangan rumah tahfidz di Sumsel begitu pesat. Sampai saat ini jumlah rumah tahfidz di Sumsel mencapai 2.358 rumah tahfidz. Tak terbatas pada itu saja, bantuan kepada ponpes juga terus digelontorkan bagi 416 ponpes se Sumsel. Upaya ini dilakukan HD tak lain untuk melahirkan banyak generasi berakhlak mulia dan berkualitas di Sumsel.
Berbagai terobosannya di bidang pertanian, infrastruktur, serta pembinaan keagamaan tak urung membuat Gubernur Herman Deru banyak meraih penghargaan. Keberhasilannya dalam dua tahun menahkodai Bumi Sriwijaya ini membuatnya dihampiri berbagai penghargaan bergengsi. Sepanjang dua tahun terakhir tak kurang ada 80 penghargaan dari berbagai bidang yang berhasil ditorehkannya sekaligus mengharumkan nama Sumsel di kancah nasional.
(srf)
Lihat Juga :