Pjs Bupati Luwu Utara Ingin Ada Terobosan Penanganan COVID-19
Selasa, 29 September 2020 - 22:07 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyebutkan, tindakan yang out of the box sangat perlu dilakukan guna memberi ketegasan kepada warga agar tidak memandang enteng COVID-19.
Seluruh pihak kata dia, harus ikut mengambil peran dan terlibat aktif mengedukasi melalui tindakan-tindakan yang jauh lebih tegas kepada masyarakat. Langkah penanganan seperti apa yang harus dilakukan? Dia menyebutkan, penerapan protokol kesehatan yang ketat tetap menjadi prioritas, tetapi harus ada sentuhan-sentuhan yang jauh lebih ketat lagi.
Ia mencontohkan, potensi terciptanya klaster COVID-19 di sebuah pesta perkawinan cukup besar, sehingga dibutuhkan terobosan agar tidak terjadi klaster.
“Kita harus punya strategi penanganan. Contoh di pesta perkawinan. Jangan lagi ada yang memakai sistem prasmanan, tapi memakai kotak makanan. Jadi, tamu datang memberikan ucapan selamat kepada pengantin, lalu dikasih kotak, dan pulang. Tidak ada lagi yang duduk makan,” urai dia.
Pada kesempatan itu pula, Iqbal meminta seluruh ustaz untuk selalu memberikan ceramah dengan tema terkait COVID-19, termasuk dengan agama yang lain. Hal ini penting, mengingat jamaah harus diberi edukasi pencegahan COVID-19. Untuk itu, Bagian Kesra dan Kementerian Agama, diminta untuk membuat materi ceramah terkait penanganan COVID-19.
Seluruh pihak kata dia, harus ikut mengambil peran dan terlibat aktif mengedukasi melalui tindakan-tindakan yang jauh lebih tegas kepada masyarakat. Langkah penanganan seperti apa yang harus dilakukan? Dia menyebutkan, penerapan protokol kesehatan yang ketat tetap menjadi prioritas, tetapi harus ada sentuhan-sentuhan yang jauh lebih ketat lagi.
Ia mencontohkan, potensi terciptanya klaster COVID-19 di sebuah pesta perkawinan cukup besar, sehingga dibutuhkan terobosan agar tidak terjadi klaster.
“Kita harus punya strategi penanganan. Contoh di pesta perkawinan. Jangan lagi ada yang memakai sistem prasmanan, tapi memakai kotak makanan. Jadi, tamu datang memberikan ucapan selamat kepada pengantin, lalu dikasih kotak, dan pulang. Tidak ada lagi yang duduk makan,” urai dia.
Pada kesempatan itu pula, Iqbal meminta seluruh ustaz untuk selalu memberikan ceramah dengan tema terkait COVID-19, termasuk dengan agama yang lain. Hal ini penting, mengingat jamaah harus diberi edukasi pencegahan COVID-19. Untuk itu, Bagian Kesra dan Kementerian Agama, diminta untuk membuat materi ceramah terkait penanganan COVID-19.
Lihat Juga :